Alasan Manchester United Tetap Lepas Casemiro Meski Tampil Gemilang

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:06:28 WIB
Alasan Manchester United Tetap Lepas Casemiro Meski Tampil Gemilang

JAKARTA - Manchester United tampaknya telah membulatkan tekad untuk memulai lembaran baru di lini tengah mereka. Meski gelandang veteran asal Brasil, Casemiro, tengah menunjukkan performa impresif di bawah asuhan Michael Carrick, manajemen Setan Merah dilaporkan tidak akan mengubah keputusan mereka. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari rencana perombakan skuad besar-besaran yang akan dilakukan pada bursa transfer musim panas mendatang.

Man Utd tidak akan berbalik arah (U-turn) pada keputusan untuk mengizinkan Casemiro pergi ketika kontraknya berakhir pada Juni mendatang, meskipun performanya di Premier League meningkat di bawah asuhan Michael Carrick. Langkah ini menegaskan bahwa klub sedang merencanakan masa depan dan diperkirakan akan mengejar sejumlah target lini tengah di musim panas, dengan nama Elliot Anderson berada di posisi teratas dalam daftar belanja.

Kebangkitan Casemiro dan Dilema Performa Jangka Pendek

Gelandang asal Brasil tersebut saat ini sedang menikmati periode terbaiknya sejak berseragam United. Gelandang Manchester United, Casemiro, berada dalam performa terbaiknya sejak tiba di Old Trafford dalam kesepakatan senilai £70 juta pada tahun 2022. Namun, pertanyaan besar muncul di kalangan penggemar: mengapa klub membiarkannya pergi di saat ia kembali ke level permainan tertingginya?

Veteran internasional Brasil yang akan genap berusia 34 tahun akhir bulan ini, seolah memutar kembali waktu saat Man Utd meraih kemenangan dramatis atas Fulham pada hari Minggu. Ia mencetak gol pembuka lewat sundulan sebelum memberikan asis bagi gol Matheus Cunha dengan umpan no-look yang menawan. Performa ini membuat Jamie Carragher dari Sky Sports menyebutnya sebagai "pemain yang sepenuhnya berbeda," sementara Paul Merson memuji dampaknya bersama Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes selama kebangkitan di bawah Carrick.

Keputusan yang Sudah Final Sebelum Kedatangan Carrick

Meskipun Casemiro menjadi starter dalam tiga pertandingan awal era Carrick, proses perpisahannya ternyata sudah dimulai sejak rezim sebelumnya. Ia meresmikan rencana kepergiannya bulan lalu saat Ruben Amorim masih menjabat. United sebenarnya memegang opsi untuk memicu perpanjangan kontrak selama 12 bulan, tetapi dengan rencana perombakan lini tengah di musim panas, diputuskan bahwa Casemiro akan diizinkan pergi.

Michael Carrick sendiri menegaskan bahwa keputusan ini bukan merupakan reaksi spontan atas hasil pertandingan terakhir. "Bukan keputusan yang tiba-tiba! Keputusan mengenai Casemiro sudah dibuat sebelum saya tiba sebagai pelatih kepala," ungkap Carrick. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen klub ingin memutus rantai kebijakan jangka pendek yang sering menyulitkan keuangan tim di masa lalu.

Menghindari Kesalahan Masa Lalu dan Beban Gaji Besar

Koresponden sepak bola Sky Sports, Rob Dorsett, menjelaskan bahwa alasan utama di balik keteguhan sikap klub adalah keinginan untuk membangun struktur tim yang lebih sehat. "Manchester United bertekad untuk tidak memiliki pendekatan jangka pendek terhadap perekrutan pemain dan manajer. Itulah yang membuat mereka mendapat masalah di masa lalu," ujar Dorsett. Ia menambahkan bahwa kebijakan lama sering kali menyisakan pemain-pemain nama besar dengan gaji selangit yang sebenarnya tidak masuk dalam rencana jangka panjang.

Faktor usia dan finansial menjadi pertimbangan yang tak terelakkan. Casemiro akan berusia 34 tahun akhir bulan ini dan merupakan salah satu penerima gaji tertinggi di klub, yakni £325.000 per minggu. Manajemen menyadari bahwa kondisi ini tidak bisa berlanjut selamanya. "Dia bermain dengan sangat luar biasa saat ini, tetapi mereka harus memiliki rencana jangka panjang. Casemiro akan pergi di musim panas, mereka sudah membuat video perpisahan yang besar dan tidak ada jalan kembali untuk itu," tambah Dorsett.

Dukungan Analis Terhadap Regenerasi Lini Tengah

Keputusan klub untuk melepas Casemiro juga mendapat dukungan dari Paul Merson. Menurutnya, meski Casemiro tampil brilian musim ini, regenerasi adalah hal yang mutlak. "Saya pikir itu keputusan yang tepat. Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, bermain dengan Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes di sana memberikan perbedaan," kata Merson. Namun, ia menekankan bahwa United harus memikirkan masa depan karena usia Casemiro akan terus bertambah.

Bantuan dari Kobbie Mainoo di lini tengah dianggap sebagai kunci yang menutupi kelemahan fisik Casemiro saat ini. "Mainoo telah banyak membantu hal itu—sebuah langkah masuk akal dari Michael Carrick. Tapi kita berbicara tentang masa depan Man Utd dan mereka benar untuk melakukan apa yang mereka lakukan dan membiarkannya pergi," jelas Merson.

Fokus Bursa Transfer Musim Panas: Elliot Anderson Jadi Prioritas

Manchester United dilaporkan akan mengalihkan fokus dan anggaran belanja mereka secara besar-besaran ke sektor gelandang pada jendela transfer mendatang. Lini tengah adalah area di mana Man Utd merasa akan memfokuskan sebagian besar pengeluaran mereka di musim panas. Pendekatan ini disebut sangat berbasis data (data-led), di mana setiap jendela transfer memiliki prioritas area tim yang berbeda.

Nama-nama seperti Carlos Baleba dari Brighton, Adam Wharton, dan Joao Gomes dari Wolves masuk dalam radar pantauan. Namun, target utama Setan Merah tampaknya sudah terkunci pada bintang Nottingham Forest. "Saya mendapat kesan Anderson berada di urutan teratas dalam daftar, tetapi kita berbicara tentang angka di atas £100 juta," lapor Rob Dorsett mengenai potensi transfer Elliot Anderson.

Secara statistik, kontribusi Casemiro musim ini memang sulit diabaikan. Ia telah mencetak lima gol di Premier League, menyamai torehan Bruno Fernandes dan Benjamin Sesko. Kemampuan udaranya tetap menjadi ancaman besar, dengan empat dari golnya berasal dari sundulan. Namun, kebutuhan untuk kalibrasi ulang beban gaji dan mencari gelandang dengan mobilitas lebih tinggi menjadi prioritas utama manajemen United demi kesuksesan jangka panjang di bawah struktur baru klub.

Terkini