KUR BRI 2026 Cara Mengajukan Pinjaman Beserta Syarat dan Simulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 09:23:24 WIB
KUR BRI 2026 Cara Mengajukan Pinjaman Beserta Syarat dan Simulasi

JAKARTA - Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), akses pembiayaan yang terjangkau sering menjadi penentu keberlanjutan usaha. 

Tidak hanya soal besaran pinjaman, tetapi juga kemampuan membayar cicilan setiap bulan tanpa mengganggu arus kas usaha. Dalam konteks tersebut, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali menjadi salah satu skema pembiayaan yang paling banyak dilirik masyarakat.

Program KUR BRI dikenal sebagai instrumen pembiayaan yang dirancang khusus untuk mendorong pertumbuhan UMKM melalui bunga rendah dan tenor fleksibel. 

Pada tahun 2026, BRI kembali menghadirkan KUR dengan berbagai keunggulan, salah satunya adalah cicilan yang relatif ringan dan dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial debitur. Hal ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk tetap fokus mengembangkan bisnis tanpa tekanan pembayaran yang berlebihan.

Selain itu, KUR BRI 2026 juga menawarkan pilihan tenor yang cukup panjang, mulai dari satu hingga lima tahun. Fleksibilitas tersebut memungkinkan UMKM menyesuaikan strategi pembayaran sesuai siklus usaha, baik usaha harian, musiman, maupun usaha yang sedang dalam tahap pengembangan.

Skema dan Plafon KUR BRI 2026

Dalam pelaksanaannya, BRI membagi KUR BRI 2026 ke dalam dua skema utama pembiayaan, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil. Pembagian ini bertujuan agar penyaluran kredit dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan skala dan kebutuhan usaha masing-masing debitur.

KUR Mikro BRI ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan dengan nominal relatif kecil. Plafon pinjaman KUR Mikro berada di atas Rp10 juta hingga maksimal Rp100 juta. Skema ini dikenal memiliki persyaratan yang lebih sederhana, sehingga cocok bagi UMKM pemula maupun usaha yang masih dalam tahap berkembang.

Sementara itu, KUR Kecil diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memerlukan modal lebih besar. Plafon pembiayaan KUR Kecil berkisar di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta. 

Skema ini umumnya ditujukan bagi usaha yang telah memiliki skala lebih mapan dan membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi atau penguatan operasional.

Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Secara Offline

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan secara langsung atau offline dengan mendatangi kantor BRI Unit atau cabang terdekat. Proses ini masih menjadi pilihan bagi sebagian pelaku UMKM yang ingin mendapatkan pendampingan langsung dari petugas bank.

Langkah-langkah pengajuan KUR BRI 2026 secara offline adalah sebagai berikut:

Datang ke kantor BRI Unit atau cabang terdekat.

Membawa seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Mengikuti proses verifikasi data dan survei usaha oleh petugas BRI.

Menunggu keputusan persetujuan pinjaman sesuai hasil analisis bank.

Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Secara Online

Selain pengajuan langsung, BRI juga menyediakan layanan pengajuan KUR BRI 2026 secara online. Metode ini dinilai lebih praktis dan efisien, terutama bagi pelaku usaha yang memiliki keterbatasan waktu.

Adapun tahapan pengajuan KUR BRI 2026 secara online adalah sebagai berikut:

Mengakses situs atau aplikasi BRImo.

Memilih menu “Ajukan Pinjaman”.

Login atau melakukan pendaftaran akun terlebih dahulu.

Mengisi data diri dan data usaha secara lengkap.

Mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, SKU atau NIB, pas foto, dan foto usaha.

Menentukan nominal pinjaman serta tenor, lalu mengecek simulasi angsuran.

Mengirim pengajuan dan menunggu proses survei usaha.

Datang ke kantor BRI untuk tahapan lanjutan dan penandatanganan dokumen.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu memastikan telah memenuhi syarat umum pengajuan KUR BRI 2026. Berikut ketentuan yang berlaku:

Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal enam bulan.

Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.

Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga.

Memiliki surat izin usaha, seperti NIB, IUMK, atau SKU.

Memiliki NPWP untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta.

Tabel Simulasi KUR BRI 2026

Untuk membantu pelaku UMKM memahami besaran cicilan, berikut simulasi tabel KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp10 juta hingga Rp50 juta dengan berbagai pilihan tenor.

Pinjaman Rp10 juta
12 bulan: Rp 883.333
18 bulan: Rp 605.556
24 bulan: Rp 466.667
36 bulan: Rp 327.778
48 bulan: Rp 258.333
60 bulan: Rp 216.667

Pinjaman Rp20 juta
12 bulan: Rp 1.766.667
18 bulan: Rp 1.211.111
24 bulan: Rp 933.333
36 bulan: Rp 655.556
48 bulan: Rp 516.667
60 bulan: Rp 433.333

Pinjaman Rp30 juta
12 bulan: Rp 2.650.000
18 bulan: Rp 1.816.667
24 bulan: Rp 1.400.000
36 bulan: Rp 983.333
48 bulan: Rp 775.000
60 bulan: Rp 650.000

Pinjaman Rp40 juta
12 bulan: Rp 3.533.333
18 bulan: Rp 2.422.222
24 bulan: Rp 1.866.667
36 bulan: Rp 1.311.111
48 bulan: Rp 1.033.333
60 bulan: Rp 866.667

Pinjaman Rp50 juta
12 bulan: Rp 4.416.667
18 bulan: Rp 3.027.778
24 bulan: Rp 2.333.333
36 bulan: Rp 1.638.889
48 bulan: Rp 1.291.667
60 bulan: Rp 1.083.333

Terkini