Transformasi Digital Stasiun: KAI Wisata Perluas Jangkauan Layanan e-Porter

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:36:48 WIB
Transformasi Digital Stasiun: KAI Wisata Perluas Jangkauan Layanan e-Porter

JAKARTA - Dunia transportasi kereta api di Indonesia kini tidak hanya bicara soal kecepatan dan ketepatan waktu, tetapi juga tentang ekosistem pelayanan yang menyeluruh sejak penumpang menginjakkan kaki di stasiun. PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyadari hal tersebut dengan melakukan penguatan pada salah satu inovasi andalannya, yakni e-Porter. Layanan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan penumpang akan solusi angkut barang yang transparan, praktis, dan berbasis teknologi.

Solusi Modern untuk Kenyamanan Perjalanan di Stasiun

Menghilangkan stigma jasa angkut barang yang tidak menentu, e-Porter menawarkan standarisasi layanan yang profesional. Direktur Komersial KAI Wisata, Hetty Herawati, menjelaskan bahwa kehadiran layanan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang bebas repot (hassle-free). Fokus utama perusahaan adalah memastikan kenyamanan pelanggan tetap terjaga, terutama saat mereka harus membawa barang bawaan dalam jumlah banyak atau beban yang berat.

Layanan ini dirancang untuk menjadi solusi praktis dengan mengedepankan kemudahan akses. Penumpang tidak lagi perlu merasa sungkan atau bingung saat mencari bantuan tenaga angkut di area stasiun, karena semua proses kini dapat dipantau dan dipesan melalui genggaman ponsel.

Transparansi Biaya dengan Tarif Flat yang Terjangkau

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh e-Porter adalah kejelasan biaya. KAI Wisata menetapkan tarif flat sebesar Rp38.000 untuk layanan ini. Kebijakan harga tetap ini sengaja diterapkan agar pelanggan tidak perlu lagi khawatir atau terbebani dengan perhitungan biaya yang tidak pasti atau beragam di lapangan.

Tarif yang terjangkau ini berlaku bagi siapa saja, baik penumpang kereta api jarak jauh maupun pengguna fasilitas stasiun lainnya yang memerlukan bantuan tenaga angkut. Transparansi ini menjadi nilai tambah yang signifikan dalam membangun kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan pendukung di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Jangkauan Luas di 14 Stasiun Strategis Pulau Jawa

Keseriusan KAI Wisata dalam menguatkan layanan ini terlihat dari luasnya cakupan operasional. Saat ini, e-Porter telah hadir dan siap melayani pelanggan di 14 stasiun besar yang menjadi titik nadi transportasi di Pulau Jawa. Stasiun-stasiun tersebut meliputi pusat mobilitas di Jakarta seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, dan Bekasi.

Layanan ini juga menjangkau wilayah Jawa Barat melalui Stasiun Bandung dan Cirebon. Bergeser ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, pelanggan dapat menemukan e-Porter di Stasiun Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, serta Solo Balapan. Sementara untuk wilayah Jawa Timur, layanan tersedia di Stasiun Madiun, Malang, Surabaya Pasarturi, dan Surabaya Gubeng. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingkat volume penumpang yang tinggi, di mana kebutuhan akan jasa angkut barang biasanya sangat meningkat.

Komitmen Layanan Inklusif bagi Seluruh Pelanggan

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, e-Porter adalah bentuk dukungan KAI Wisata terhadap mobilitas pelanggan yang beragam. Hetty Herawati menambahkan bahwa perluasan layanan ini sangat krusial terutama pada momen-momen puncak liburan atau hari besar di mana volume penumpang melonjak. Membawa koper atau barang bawaan sering kali menjadi tantangan fisik tersendiri.

Oleh karena itu, e-Porter hadir sebagai layanan yang inklusif. Layanan ini sangat membantu bagi kelompok penumpang keluarga yang membawa banyak perlengkapan, para lansia, hingga pelanggan dengan mobilitas terbatas. Dengan bantuan porter digital, diharapkan para penumpang dapat menikmati perjalanan kereta api dengan perasaan yang lebih tenang, nyaman, dan menyenangkan, mulai dari saat tiba hingga meninggalkan stasiun tujuan.

Kemudahan Pemesanan Melalui Integrasi Aplikasi

Digitalisasi layanan ini diwujudkan melalui kemudahan pemesanan yang tersedia di beberapa platform. Pelanggan dapat mengunduh aplikasi khusus e-Porter di Appstore. Selain itu, layanan ini juga telah terintegrasi di dalam aplikasi Access by KAI—aplikasi super yang menjadi andalan pengguna kereta api—yang dapat diunduh melalui Appstore maupun Playstore.

Prosedur pemesanan porter digital ini fleksibel dengan dua metode, yaitu Instan dan Terjadwal. Untuk metode Instan, pelanggan cukup mencari petugas Porter di stasiun dan melakukan pemindaian kode barcode sebagai bentuk verifikasi. Sedangkan untuk metode Terjadwal, pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi saat penumpang masih berada di dalam kereta, beberapa saat sebelum tiba di stasiun tujuan. Hal ini memastikan bahwa bantuan akan langsung tersedia begitu penumpang turun dari gerbong.

Visi Masa Depan Stasiun sebagai Ruang Publik yang Ramah

Langkah KAI Wisata tidak berhenti sampai di sini. Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala dan mengembangkan layanan pendukung perjalanan lainnya agar tetap adaptif terhadap kebutuhan pelanggan yang dinamis. Tujuannya adalah menjadikan stasiun bukan sekadar tempat transit, melainkan ruang publik yang nyaman, ramah, dan modern.

Melalui e-Porter, KAI Wisata berharap standar pelayanan di stasiun-stasiun besar Indonesia semakin meningkat dan setara dengan layanan transportasi kelas dunia. Transformasi dari porter konvensional ke e-Porter menunjukkan bahwa kearifan jasa lokal dapat ditingkatkan kualitasnya melalui sentuhan teknologi tanpa menghilangkan sisi humanis dalam pelayanannya.

Terkini