Akselerasi Infrastruktur Batu Bara: Bupati Kawal Langsung Proyek APJ di Kemenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:36:53 WIB
Akselerasi Infrastruktur Batu Bara: Bupati Kawal Langsung Proyek APJ di Kemenkeu

JAKARTA - Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur daerah melalui skema pembiayaan modern. Fokus utama kini diarahkan pada peningkatan kualitas fasilitas publik yang vital, yakni Alat Penerangan Jalan (APJ). Demi memastikan proyek ini berjalan sesuai koridor hukum dan finansial yang tepat, pucuk pimpinan Kabupaten Batu Bara turun langsung melakukan koordinasi intensif dengan otoritas keuangan pusat di Jakarta.

Sinergi Pembiayaan Lewat Fasilitas Pengembangan Proyek

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri Rapat Klarifikasi Permohonan Fasilitas Pengembangan Proyek (Project Development Facility/PDF). Pertemuan ini merupakan tahapan krusial dalam skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang tengah dijajaki untuk proyek APJ di Kabupaten Batu Bara.

Rapat yang berlangsung di Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan RI ini, bertujuan untuk membedah kelayakan proyek secara mendalam. Kehadiran fasilitas PDF diharapkan mampu memberikan asistensi profesional dalam menyusun dokumen rencana proyek agar lebih terstruktur dan menarik bagi calon investor swasta, tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Fokus pada Kelayakan dan Mitigasi Risiko Infrastruktur

Dalam forum tersebut, pembahasan tidak hanya sekadar membahas rencana teknis, tetapi juga menyentuh aspek fundamental tata kelola. Direktorat PDPPI Kemenkeu melakukan klarifikasi mendalam mengenai kesiapan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, mulai dari tahap perencanaan, studi kelayakan, hingga kepastian hukum dalam pengelolaan proyek jangka panjang.

Aspek mitigasi risiko menjadi poin penting yang dibahas guna memastikan proyek KPBU APJ ini tidak menghadapi kendala di masa depan. Hal ini mencerminkan komitmen Kementerian Keuangan dalam mendorong pemerintah daerah untuk menerapkan tata kelola yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal. Melalui skema KPBU, risiko proyek dibagi secara proporsional antara pemerintah dan badan usaha, sehingga efisiensi dan efektivitas pembangunan dapat tercapai.

Implementasi Nilai Pelayanan "Sepenuh HATI" Kemenkeu

Pelaksanaan rapat klarifikasi ini juga menonjolkan budaya kerja di lingkungan Kementerian Keuangan yang dikenal dengan pedoman layanan “Sepenuh HATI”. Nilai-nilai tersebut mencakup Humble (rendah hati), Accountable (akuntabel), Transparent (transparan), dan Integrity (berintegritas). Pedoman ini menjadi landasan bagi Kemenkeu dalam memberikan dukungan pembiayaan infrastruktur kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Kehadiran pimpinan daerah secara langsung dalam rapat ini dinilai oleh berbagai pihak sebagai sinyal positif. Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari sisi eksekutif daerah untuk transparan dalam setiap tahapan pembiayaan proyek besar. Dengan mengikuti prosedur formal di Kemenkeu, Pemkab Batu Bara berupaya memastikan bahwa proyek infrastruktur dasar yang dicanangkan memiliki landasan keuangan yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dampak Langsung Bagi Keselamatan dan Kenyamanan Publik

Secara substansi, proyek KPBU APJ ini bertujuan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas penerangan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara. Peningkatan kualitas infrastruktur dasar ini memiliki dampak domino yang signifikan terhadap kepentingan masyarakat luas. Penerangan jalan yang memadai bukan hanya soal estetika kota, melainkan instrumen penting dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kriminalitas di malam hari.

Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara dalam mengawal proyek ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berkeadilan. Dengan infrastruktur jalan yang terang dan nyaman, produktivitas ekonomi lokal diharapkan dapat ikut terdongkrak, seiring dengan meningkatnya rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari.

Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional

Partisipasi aktif Pemkab Batu Bara dalam proses klarifikasi di Kemenkeu ini menandai era baru dalam manajemen pembangunan daerah yang lebih mandiri dan inovatif. Skema KPBU yang didukung oleh PDF menjadi solusi jitu di tengah keterbatasan anggaran daerah untuk membiayai proyek-proyek strategis.

Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, setiap langkah pembangunan dipastikan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance). Transparansi dalam perencanaan dan akuntabilitas dalam pembiayaan menjadi kunci utama agar manfaat dari proyek Alat Penerangan Jalan ini benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Batu Bara secara berkelanjutan.

Terkini