Traveling ke Korea Tanpa Valas: QRIS Resmi Berlaku April 2026

Jumat, 06 Februari 2026 | 09:34:15 WIB
Traveling ke Korea Tanpa Valas: QRIS Resmi Berlaku April 2026

JAKARTA - Kabar gembira bagi para pencinta budaya Korea (K-Wave) dan pelancong asal Indonesia. Ambisi untuk melakukan transaksi nontunai yang praktis di Negeri Ginseng akan segera menjadi kenyataan. Bank Indonesia (BI) bersama Bank of Korea (BoK) secara resmi menyepakati bahwa layanan pembayaran QR lintas negara antara Indonesia dan Korea Selatan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada April 2026.

Langkah ini menandai babak baru dalam integrasi keuangan digital di kawasan Asia, di mana batasan fisik mata uang mulai tergantikan oleh efisiensi kode QR. Melalui inovasi ini, wisatawan Indonesia tidak perlu lagi repot menukarkan Rupiah ke Won dalam bentuk fisik atau bergantung pada kartu kredit internasional saat berbelanja di pasar ritel Korea Selatan. Kesepakatan strategis ini mencuat dalam pertemuan tingkat tinggi (High Level Meeting) yang dihadiri oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea Rhee Chang Yong pada Kamis.

Implementasi Nyata Kerja Sama Strategis Indonesia-Korea Selatan

Proyek ini merupakan realisasi konkret dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang telah ditandatangani oleh kedua bank sentral pada Juli 2024. Melalui layanan pembayaran QR antarnegara tersebut, masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan maupun warga Korea Selatan yang berada di Indonesia nantinya dapat melakukan pembayaran ritel cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran di negara asal masing-masing.

Artinya, aplikasi perbankan atau dompet digital yang biasa kita gunakan untuk memindai QRIS di warung atau mal di Indonesia, akan memiliki kemampuan yang sama saat dihadapkan pada kode QR di toko-toko di Seoul atau Busan. Sebaliknya, turis asal Korea Selatan pun dapat melakukan hal serupa saat menikmati liburan di Bali atau Jakarta, menciptakan ekosistem transaksi yang inklusif dan efisien.

Sinergi QRIS dan Infrastruktur Digital Bank of Korea

Di tanah air, revolusi pembayaran digital telah dipimpin oleh Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan BI sejak 2019. Keberhasilan QRIS dalam mendigitalisasi jutaan UMKM kini meluas ke kancah internasional. Sementara itu, Korea Selatan memiliki infrastruktur pembayaran digital yang sangat maju di bawah pengawasan Bank of Korea, yang kini siap dikoneksikan dengan sistem Indonesia.

Melalui interkoneksi kedua sistem tersebut, transaksi lintas batas akan diproses secara langsung melalui mekanisme yang disepakati kedua bank sentral. Integrasi ini tidak hanya bicara soal kecanggihan teknologi, tetapi juga mengenai standar keamanan yang ketat. Proses transaksi dirancang sedemikian rupa agar tetap memenuhi prinsip keamanan, perlindungan konsumen, serta kepatuhan terhadap regulasi masing-masing yurisdiksi, sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan potensi kejahatan siber atau kegagalan sistem.

Penguatan Mata Uang Melalui Skema Local Currency Transaction

Salah satu keunggulan utama dari penggunaan QR antarnegara ini adalah keterkaitannya dengan kerangka Local Currency Transaction (LCT). Skema LCT antara Indonesia dan Korea Selatan sendiri telah diberlakukan sejak September 2024. Dengan adanya QR lintas negara, implementasi LCT akan semakin kuat dan terasa dampaknya bagi masyarakat luas.

Melalui skema LCT, transaksi perdagangan dan investasi dapat dilakukan menggunakan mata uang lokal, tanpa harus melalui mata uang perantara seperti dollar AS. Hal ini menjadi krusial karena selama ini konversi mata uang melalui Dollar AS seringkali memakan biaya tambahan yang tidak sedikit. Dengan transaksi yang langsung dikonversi antara Rupiah dan Won, biaya konversi valuta asing dan biaya transaksi dinilai dapat berkurang secara signifikan.

Bank Indonesia sebelumnya juga menegaskan bahwa perluasan kerja sama LCT ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah serta mendukung pendalaman pasar keuangan domestik. Dengan mengurangi ketergantungan pada Dollar AS dalam transaksi ritel internasional, posisi Rupiah diharapkan menjadi lebih resilien terhadap fluktuasi ekonomi global.

Target Ekspansi Global Sistem Pembayaran Indonesia

Target implementasi pada kuartal pertama tahun 2026 ini sejalan dengan ambisi Bank Indonesia untuk membawa QRIS ke kancah global. Selain Korea Selatan, BI juga membidik perluasan kerja sama ke negara-negara besar lainnya seperti China. Hingga saat ini, QRIS telah bisa dinikmati di beberapa negara Asia Tenggara, dan Korea Selatan akan menjadi tonggak penting berikutnya dalam peta jalan digitalisasi pembayaran Indonesia.

Efisiensi yang ditawarkan oleh kerja sama ini diharapkan tidak hanya menguntungkan sektor pariwisata, tetapi juga mempererat hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan. Bagi para pelancong, bulan April 2026 akan menjadi awal dari pengalaman wisata yang lebih nyaman, di mana dompet digital di ponsel mereka menjadi kunci utama untuk menjelajahi keindahan Korea Selatan tanpa hambatan finansial yang berarti.

Terkini