JAKARTA - Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions di Premier League semakin memanas memasuki pekan ke-25. Fokus utama tertuju pada nasib Liverpool yang kini harus menerima kenyataan pahit setelah menelan kekalahan krusial. Alih-alih merapat ke zona elit, posisi The Reds justru kian terancam oleh rival-rival di sekitarnya. Sementara itu, Manchester United sukses memanfaatkan momentum untuk memperlebar jarak, membuat ambisi Arne Slot membawa pasukannya ke kompetisi tertinggi Eropa musim depan menemui jalan terjal.
Kegagalan Liverpool di Anfield dan Dominasi Manchester City
Laga besar yang mempertemukan Liverpool dengan Manchester City pada Minggu berakhir dengan kekecewaan bagi publik tuan rumah. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Liverpool harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 1-2. Kekalahan ini bukan sekadar hilangnya tiga poin di kandang, melainkan sebuah pukulan telak bagi mentalitas tim dalam perburuan posisi empat besar. Liverpool sebenarnya tampil menekan, namun efektivitas serangan Man City menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Hasil minor ini membuat Liverpool tertahan di peringkat keenam klasemen sementara. Tim asuhan Arne Slot tetap dengan koleksi 39 poin. Jarak yang awalnya diharapkan bisa dipangkas, kini justru melebar. Kekalahan dari rival sekota United ini memberikan tekanan tambahan bagi Slot untuk segera mengevaluasi lini pertahanan dan kreativitas serangan timnya jika tidak ingin terlempar lebih jauh dari papan atas.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi berkah luar biasa bagi Manchester City. Tim tamu meraih hasil maksimal untuk terus menjaga asa meraih gelar juara musim ini. Skuad asuhan Pep Guardiola kini mengemas 50 poin dari 25 pertandingan. Meski masih berada di posisi kedua, mereka terus menempel ketat Arsenal yang berada di puncak. Man City kini terpaut enam poin dari Arsenal yang menempati puncak klasemen Liga Inggris.
Manchester United Kokoh di Zona Liga Champions
Kekecewaan Liverpool berbanding terbalik dengan kegembiraan di sisi Manchester United. Sehari sebelumnya, The Red Devils berhasil menuntaskan tugas mereka dengan sempurna saat menjamu Tottenham Hotspur. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Spurs memberikan napas lega bagi Michael Carrick. Tambahan tiga poin tersebut membuat posisi MU di zona Liga Champions semakin sulit digoyahkan oleh Liverpool untuk saat ini.
MU kini mengamankan posisi keempat klasemen dengan 44 poin. Keberhasilan ini membuat selisih poin antara Manchester United dan Liverpool melebar menjadi lima poin. Situasi ini memberikan keuntungan psikologis bagi Setan Merah dalam menatap laga-laga berikutnya, mengingat mereka kini memiliki margin kesalahan yang lebih luas dibandingkan rival-rival di bawahnya.
Ancaman Chelsea dan Persaingan Ketat di Papan Tengah
Meski Manchester United sukses menjauh dari Liverpool, mereka tidak bisa bersantai. Tepat di atas mereka, Chelsea juga menunjukkan performa impresif. The Blues baru saja memetik kemenangan telak 3-0 atas Wolverhampton Wanderers. Hasil ini menjaga posisi Chelsea di peringkat ketiga, namun dengan jarak yang sangat tipis dari MU.
Chelsea hanya terpaut satu poin dari tim yang ditukangi Michael Carrick. Persaingan antara Chelsea, MU, dan Aston Villa (yang berada di posisi ketiga dengan 47 poin) membuat perebutan posisi tiga dan empat menjadi drama yang paling menarik untuk disaksikan di sisa musim ini. Liverpool, yang kini berada di posisi keenam dengan 39 poin, bahkan harus mulai waspada terhadap ancaman dari bawah, karena Brentford memiliki poin yang sama yakni 39 poin di posisi ketujuh.
Kondisi Genting di Zona Degradasi
Sementara persaingan di papan atas menyajikan drama perebutan gelar dan tiket Eropa, situasi di papan bawah klasemen tidak kalah mencekam. West Ham United masih berjuang keras untuk keluar dari jerat zona merah. Hingga pekan ke-25, West Ham United masih berada di posisi ke-18 dengan 23 poin. Posisi ini tentu sangat rawan karena mereka hanya selisih beberapa poin dari zona aman yang saat ini dihuni oleh Nottingham Forest dan Leeds United.
Nasib lebih buruk dialami oleh dua tim di dasar klasemen. West Ham berada di atas Burnley dan Wolves yang menempati posisi juru kunci Liga Inggris. Burnley yang mengoleksi 15 poin dan Wolverhampton Wanderers yang terpuruk dengan hanya 8 poin tampaknya harus bekerja ekstra keras jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan. Kekalahan 0-3 Wolves dari Chelsea semakin menenggelamkan mereka di dasar klasemen.
Rekapitulasi Klasemen Pekan ke-25
Berdasarkan hasil pertandingan yang telah berlangsung, konfiguasi klasemen Liga Inggris mengalami pergeseran yang signifikan. Arsenal masih memimpin perburuan gelar dengan keunggulan yang cukup nyaman, diikuti oleh Manchester City yang terus mengintai. Di zona Eropa, persaingan melibatkan empat hingga lima tim yang saling sikut dengan selisih poin yang sangat rapat.
Berikut adalah posisi lengkap klasemen Liga Inggris:
Arsenal 56 poin
Man City 50
Aston Villa 47
MU 44
Chelsea 43
Liverpool 39
Brentford 39
Everton 37
Sunderland 36
Fulham 34
Bournemouth 34
Newcastle 33
Palace 32
Brighton 31
Tottenham 29
Leeds 29
Nottingham 26
West Ham 23
Burnley 15
Wolves 8
Kekalahan Liverpool dari Man City menjadi narasi utama pekan ini, di mana tim asuhan Arne Slot kini harus berjuang lebih keras untuk mengejar defisit poin dari Manchester United. Dengan 13 pertandingan tersisa, segala kemungkinan masih bisa terjadi, namun bagi Liverpool, setiap poin yang hilang mulai sekarang akan terasa seperti kegagalan besar dalam misi kembali ke Liga Champions. Di sisi lain, Arsenal dan Man City tampaknya akan membiarkan persaingan gelar juara menjadi urusan mereka berdua, meninggalkan tim-tim lain untuk memperebutkan sisa jatah ke Eropa.