5 Cara Ampuh Membantu Penyembuhan Sariawan Lebih Cepat Aman

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:00:53 WIB
5 Cara Ampuh Membantu Penyembuhan Sariawan Lebih Cepat Aman

JAKARTA - Sariawan kerap dianggap sebagai masalah ringan, namun nyeri yang ditimbulkannya sering kali cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Rasa perih saat makan, minum, bahkan berbicara membuat kondisi ini tidak bisa dianggap sepele, terutama jika sariawan muncul berulang kali dalam waktu singkat.

Meski sebagian besar sariawan dapat sembuh dengan sendirinya, banyak orang mencari cara agar proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat.

Secara medis, sariawan merupakan luka kecil di jaringan lunak mulut yang dapat dipicu oleh berbagai faktor. Data menunjukkan sekitar 39 hingga 50 persen orang pernah mengalami sariawan setidaknya sekali dalam hidupnya. 

Kondisi ini umumnya mulai muncul sejak usia remaja, yakni antara 10 hingga 19 tahun, dan sedikit lebih sering dialami perempuan dibandingkan laki-laki. Frekuensinya pun cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

Penyebab sariawan sendiri masih belum sepenuhnya dipahami. Sariawan diduga berkaitan dengan reaksi sistem imun, faktor genetik, hingga kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin B12, asam folat, dan feritin. 

Selain itu, sariawan juga lebih sering muncul pada individu dengan kondisi medis tertentu, termasuk penyakit celiac, penyakit Behçet, penyakit radang usus, anemia defisiensi besi, hingga HIV/AIDS. Kandungan natrium lauril sulfat pada pasta gigi pun disebut berpotensi memicu sariawan pada sebagian orang.

Meski demikian, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan dan meredakan rasa nyerinya. Berikut lima cara menyembuhkan sariawan dengan cepat yang bisa Bunda coba di rumah.

1. Menggunakan Madu

Madu telah lama dikenal sebagai bahan alami dengan berbagai manfaat kesehatan. Mengutip laman Healthline, madu memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang bermanfaat dalam proses penyembuhan luka, termasuk sariawan.

Sebuah riset menunjukkan bahwa madu efektif membantu mengurangi rasa sakit, ukuran luka, serta kemerahan pada sariawan. 

Selain itu, madu juga berperan dalam mencegah terjadinya infeksi sekunder pada luka di mulut. Kandungan alami di dalamnya membantu menjaga area sariawan tetap lembap dan terlindungi selama proses penyembuhan.

Cara penggunaannya cukup mudah. Bunda dapat mengoleskan madu murni langsung pada area sariawan sebanyak empat kali sehari. Penggunaan rutin dinilai dapat membantu mempercepat pemulihan dan membuat rasa perih lebih cepat mereda.

2. Menggunakan Minyak Kelapa

Minyak kelapa juga menjadi salah satu bahan alami yang sering dimanfaatkan untuk mengatasi sariawan. Penelitian tahun 2019 menunjukkan bahwa minyak kelapa memiliki sifat antimikroba berkat kandungan asam laurat yang tinggi.

Sifat ini membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi serta mencegah penyebaran sariawan. Selain itu, minyak kelapa bersifat anti-inflamasi alami sehingga dapat membantu mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan rasa nyeri pada luka di mulut.

Untuk menggunakannya, Bunda cukup mengoleskan minyak kelapa secukupnya secara merata pada sariawan. Pengolesan dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari hingga sariawan menghilang sepenuhnya.

3. Kumur Menggunakan Echinacea

Echinacea dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyembuhan luka. Khasiat ini diyakini dapat membantu mempercepat penyembuhan sariawan atau bahkan mencegah kemunculannya kembali.

Cara penggunaannya adalah dengan mencampurkan sekitar satu sendok teh echinacea cair ke dalam air hangat dengan perbandingan yang sama. Larutan ini kemudian digunakan untuk berkumur selama kurang lebih dua menit. Setelah itu, campuran dapat dibuang atau ditelan sesuai anjuran produk.

Berkumur dengan echinacea dapat dilakukan hingga tiga kali sehari. Metode ini dinilai memiliki efek serupa dengan penggunaan topikal dalam membantu meredakan peradangan di mulut.

4. Mengonsumsi Suplemen Vitamin B Kompleks

Kekurangan vitamin B, terutama vitamin B12, diketahui berkaitan dengan meningkatnya risiko sariawan. Beberapa orang yang memiliki asupan vitamin B12 rendah cenderung mengalami sariawan lebih sering.

Sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi 1.000 mikrogram vitamin B12 setiap hari mengalami penurunan frekuensi sariawan serta berkurangnya rasa nyeri dibandingkan kelompok plasebo. 

Meski demikian, mekanisme pasti bagaimana vitamin B12 membantu menyembuhkan sariawan masih memerlukan penelitian lanjutan.

Suplemen vitamin B kompleks mengandung delapan jenis vitamin B, termasuk B12, yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. 

Namun, konsumsi suplemen ini berpotensi menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, Bunda disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.

5. Menggunakan Produk Topikal

Selain bahan alami, produk topikal medis juga dapat digunakan untuk membantu mengatasi sariawan. Mengutip laman Mayo Clinic, produk berbentuk pasta, krim, gel, atau cairan baik yang dijual bebas maupun dengan resep dokter dapat membantu meredakan nyeri sekaligus mempercepat proses penyembuhan.

Produk topikal umumnya bekerja dengan melapisi luka sehingga mengurangi iritasi akibat gesekan makanan atau minuman. Beberapa di antaranya juga mengandung zat anti-inflamasi atau anestesi ringan untuk mengurangi rasa perih.

Pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan tingkat keparahan sariawan. Jika sariawan tidak kunjung sembuh atau semakin sering muncul, konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan.

Sariawan memang bukan kondisi berbahaya, tetapi rasa nyeri yang ditimbulkannya dapat mengganggu kualitas hidup. 

Dengan menerapkan berbagai cara menyembuhkan sariawan dengan cepat, proses pemulihan bisa berlangsung lebih optimal. Jika sariawan terjadi berulang atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis tetap menjadi langkah terbaik.

Terkini