JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, belanja online telah berkembang pesat di Indonesia.
Teknologi yang semakin maju dan semakin mudah diakses, membuat banyak orang memilih untuk berbelanja melalui platform digital. Tidak hanya di kota besar, bahkan di daerah-daerah kecil pun transaksi e-commerce kini semakin umum.
Kemudahan dalam memilih barang, membandingkan harga, serta pengiriman barang yang langsung ke rumah, membuat belanja daring menjadi pilihan utama bagi banyak orang.
Berdasarkan data dari Statista, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 73,06 juta orang. Angka ini diprediksi akan terus meningkat tajam, dengan perkiraan 168 juta pengguna pada tahun 2026.
Hal ini tentu memberi peluang besar bagi pelaku usaha, namun juga membuka celah bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penipuan.
1. Waspadai Penipuan yang Mengintai di Belanja Online
Meskipun belanja online menawarkan banyak kemudahan, ada sisi gelap dari dunia digital ini, yaitu penipuan. Selama pandemi, penipuan berbasis e-commerce meningkat signifikan, terlebih ketika produk-produk kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan alat medis menjadi sangat diburu.
Penipuan bisa datang dalam berbagai bentuk. Mulai dari situs palsu, penjual yang tidak jelas, barang yang tidak sesuai dengan gambar, hingga harga yang terlalu murah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara-cara aman berbelanja online agar terhindar dari penipuan.
2. Pilih Platform Belanja yang Terpercaya
Langkah pertama yang harus diperhatikan ketika berbelanja online adalah memilih platform yang sudah terpercaya. Pilihlah e-commerce yang sudah memiliki reputasi baik dan dikenal oleh banyak orang.
Platform besar seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan TiktokShop sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang baik serta dukungan pelanggan yang dapat dihubungi jika terjadi masalah. Pastikan untuk selalu menggunakan aplikasi atau situs e-commerce resmi yang memiliki fitur proteksi transaksi.
Jika Anda merasa ragu, pastikan juga bahwa situs tersebut memiliki sertifikat keamanan SSL yang menandakan bahwa data yang dikirimkan sudah terenkripsi dan aman.
3. Jangan Tergoda Harga yang Terlalu Murah
Salah satu modus penipuan yang sering terjadi adalah penawaran barang dengan harga yang sangat murah dibandingkan harga pasaran. Jika Anda menemukan penawaran dengan diskon yang jauh lebih besar dari yang biasa, jangan langsung tergoda.
Penjual yang tidak bertanggung jawab seringkali menarik perhatian dengan harga rendah untuk mengelabui calon pembeli. Jika harga terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kemungkinan besar itu adalah penipuan.
Sebelum membeli, pastikan untuk memeriksa harga barang serupa di platform lain. Bandingkan harga dengan penjual yang berbeda untuk memastikan harga yang ditawarkan masih wajar.
4. Periksa Ulasan dan Testimoni Pembeli Sebelumnya
Ulasan dan testimoni dari pembeli sebelumnya bisa memberikan gambaran apakah penjual tersebut dapat dipercaya. Namun, Anda harus berhati-hati, karena beberapa oknum penjual bisa membuat ulasan palsu yang tampak meyakinkan.
Pastikan untuk membaca beberapa ulasan secara mendalam dan cari ulasan yang lebih detail mengenai kualitas produk serta pengalaman pembeli lain.
Jika ada banyak ulasan yang terlihat mencurigakan atau hanya memberikan komentar umum seperti "produk bagus" tanpa rincian lebih lanjut, Anda patut waspada. Testimoni asli biasanya lebih mendalam dan spesifik.
5. Simpan Bukti Transaksi
Setelah melakukan transaksi, jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran atau riwayat transaksi. Bukti ini akan sangat berguna apabila terjadi masalah atau jika Anda perlu mengajukan pengembalian dana.
Banyak platform e-commerce yang menyediakan fitur untuk melacak riwayat transaksi, pastikan untuk mengunduh atau menyimpan bukti transaksi Anda dengan baik.
Jika transaksi dilakukan melalui transfer bank, pastikan Anda menyimpan bukti transfer yang lengkap dengan tanggal dan nomor rekening tujuan.
6. Periksa Detail Produk dan Foto Asli
Selalu teliti dalam memeriksa detail produk yang ingin Anda beli. Foto produk yang ditampilkan di situs e-commerce tidak selalu menggambarkan barang yang sebenarnya.
Beberapa penjual bisa menggunakan foto stok atau gambar yang diambil dari internet yang tidak sesuai dengan barang asli. Untuk memastikan barang sesuai dengan yang Anda inginkan, mintalah penjual untuk mengirimkan foto asli dari produk tersebut.
Jika memungkinkan, periksa juga deskripsi produk secara rinci. Pastikan bahwa deskripsi produk mencantumkan informasi yang jelas tentang spesifikasi, ukuran, bahan, dan kondisi barang.
7. Periksa Rekening Penjual
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan untuk memeriksa rekening tujuan pembayaran. Pemerintah Indonesia telah menyediakan layanan cek rekening resmi seperti situs Cekrekening.id yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Layanan ini memungkinkan Anda untuk mengecek apakah nomor rekening yang digunakan untuk transaksi memiliki masalah atau terdaftar sebagai rekening bermasalah.
Dengan memeriksa rekening penjual, Anda bisa terhindar dari transaksi dengan pihak yang memiliki niat buruk atau yang menggunakan rekening yang mencurigakan.
8. Pastikan Identitas Penjual Jelas
Penjual yang terpercaya biasanya menyediakan informasi yang jelas mengenai identitas mereka. Anda harus bisa menemukan nama usaha, alamat lengkap, nomor telepon yang dapat dihubungi, dan alamat email yang aktif.
Jika identitas penjual tidak jelas atau sulit untuk dihubungi, itu bisa menjadi tanda adanya masalah. Penjual yang tidak profesional akan cenderung menghindar dari memberikan informasi kontak yang jelas.
Jika penjual hanya mencantumkan nama tanpa alamat atau nomor telepon yang valid, Anda harus sangat berhati-hati.
Cerdas dan Berhati-Hati dalam Berbelanja Online
Perkembangan e-commerce di Indonesia membuka banyak peluang, tetapi juga memunculkan risiko penipuan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sebagai konsumen, kita harus selalu berhati-hati dan cerdas dalam memilih produk dan melakukan transaksi online.
Dengan mengikuti langkah-langkah aman yang telah disebutkan di atas, Anda dapat meminimalkan risiko penipuan dan memastikan pengalaman belanja online yang aman dan nyaman.
Dengan memahami cara-cara berbelanja online yang aman, Anda tidak hanya bisa mendapatkan produk yang Anda inginkan, tetapi juga melindungi diri dari risiko kerugian. Jadi, pastikan selalu teliti dan bijak dalam setiap transaksi belanja daring Anda!