7 Tips Menabung untuk Beli Rumah untuk Generasi Milenial

Minggu, 23 Februari 2025 | 15:11:36 WIB
Tips menabung untuk beli rumah

Tips menabung untuk beli rumah menjadi hal yang sangat penting untuk dipahami, terutama bagi generasi milenial yang ingin memiliki hunian sendiri.

Belakangan ini, banyak yang berpikir bahwa generasi milenial akan kesulitan membeli rumah karena harga properti yang terus meningkat setiap tahunnya.

Namun, kenyataannya, memiliki rumah bukanlah hal yang tidak mungkin jika seseorang bisa menabung dengan cara yang tepat dan efisien.

Meskipun harga rumah cenderung naik setiap tahun, menabung tetap menjadi pilihan paling bijak untuk mewujudkan impian memiliki rumah.

Jadi, bagaimana langkah-langkah yang bisa diambil oleh generasi milenial untuk membeli rumah? Simak pembahasan berikut ini terkait tips menabung untuk beli rumah.

Pentingnya Rumah bagi Milenial

Bagi generasi muda seperti milenial dan Gen Z, memiliki rumah sendiri adalah impian besar yang sering kali dipertimbangkan dengan penuh realistis. Di satu sisi, rumah menawarkan rasa aman, stabilitas, dan kendali penuh atas ruang pribadi. 

Namun, di sisi lain, tantangan seperti harga properti yang terus meroket dan tekanan finansial menjadi penghalang utama.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa memiliki rumah menjadi hal yang penting bagi generasi milenial, selain sekadar sebagai tempat tinggal:

1. Keamanan Finansial

Memiliki rumah memberikan perlindungan finansial jangka panjang. Anda tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi atau kenaikan biaya sewa yang sering kali tidak terduga. 

Selain itu, memiliki rumah memungkinkan Anda untuk melakukan renovasi atau perubahan sesuai kebutuhan dan selera pribadi tanpa harus mematuhi aturan yang biasanya berlaku dalam sewa-menyewa.

2. Tujuan Finansial Jangka Panjang

Rumah juga dapat berfungsi sebagai aset investasi yang menguntungkan. Nilai properti cenderung meningkat seiring waktu, sehingga bisa memberikan keuntungan baik melalui penjualan maupun penyewaan. 

Selain itu, rumah dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman guna keperluan seperti pendidikan atau modal usaha. Tak hanya itu, rumah menjadi aset berharga yang bisa diwariskan kepada keluarga di masa mendatang.

3. Privasi dan Kenyamanan

Kepemilikan rumah memberikan Anda rasa aman, privasi, serta kebebasan penuh untuk mengatur ruang pribadi. Anda bisa menciptakan lingkungan yang nyaman dan sesuai dengan preferensi Anda tanpa batasan dari pihak luar.

4. Simbol Stabilitas dan Prestasi

Memiliki rumah sering dianggap sebagai tanda stabilitas dan pencapaian hidup. Hal ini tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga memberikan kebanggaan tersendiri bagi generasi muda yang berhasil mewujudkan impian tersebut.

Tips Menabung untuk Beli Rumah

Tips menabung untuk beli rumah menjadi hal yang penting untuk dipahami, terutama bagi generasi muda yang ingin memiliki hunian sendiri. Berikut ini beberapa di antara tipsnya.

1. Mantapkan Niat

Langkah awal yang paling penting dalam memulai sesuatu, termasuk menabung untuk membeli rumah, adalah memantapkan niat.

Oleh karena itu, mulailah dengan menetapkan tujuan yang jelas dan bulatkan tekad untuk mencapainya. Membeli rumah bukanlah hal yang mustahil jika niat sudah kuat dan didukung dengan rencana keuangan yang matang.

Dengan perencanaan yang baik, kamu akan terdorong untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu. 

Selain itu, niat yang mantap akan membantu kamu tetap fokus dan lebih bijak dalam mengelola keuangan, sehingga tidak mudah tergoda untuk membelanjakan uang secara sembarangan.

2. Miliki Dua Rekening Terpisah

Langkah selanjutnya adalah membuka dua rekening bank yang berbeda. Ini berguna untuk memisahkan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan uang yang dikhususkan untuk menabung membeli rumah.

Dengan pemisahan ini, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran dan memastikan tabungan untuk rumah tidak terpakai untuk kebutuhan lain. 

Pantau terus rekening tabungan rumah agar target yang kamu tetapkan dapat tercapai, atau bahkan melebihi ekspektasi.

3. Sisihkan Tabungan di Awal Gajian

Saat menerima gaji, jangan langsung membelanjakan semuanya. Sebaiknya, sisihkan sebagian untuk ditabung terlebih dahulu. Jika menabung hanya dilakukan di akhir bulan dengan mengandalkan sisa gaji, biasanya jumlahnya tidak akan konsisten atau terencana. 

Untuk itu, alokasikan sekitar 20% dari gaji kamu ke rekening tabungan yang khusus untuk membeli rumah. Dengan cara ini, tabungan kamu akan bertambah secara teratur setiap bulan.

4. Pilih Investasi yang Tepat

Investasi adalah salah satu cara efektif untuk menambah pemasukan demi membeli rumah. Kamu bisa mempertimbangkan berbagai jenis investasi, seperti emas, reksadana, deposito, atau bahkan investasi properti.

Jika kamu mencari investasi yang aman, emas bisa menjadi pilihan yang tepat. Banyak orang percaya bahwa menabung emas dapat membantu mewujudkan impian memiliki rumah.

Kamu bisa membeli emas baik secara fisik maupun melalui aplikasi, dan prosesnya pun cukup sederhana, hampir mirip dengan menabung uang.

5. Lunasi Utang dan Terapkan Hidup Hemat

Agar keinginan memiliki rumah semakin mudah tercapai, sebisa mungkin hindari berutang dalam bentuk apa pun. Dengan begitu, kamu bisa fokus menabung tanpa harus terbebani oleh cicilan atau bunga utang.

Selain itu, gaya hidup hemat juga harus diterapkan untuk mempercepat terwujudnya impian membeli rumah. Kamu dapat memulai dengan menyusun anggaran bulanan dan mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Namun, untuk benar-benar bisa menghindari utang dan menjalani pola hidup hemat, kamu perlu memiliki komitmen yang kuat. Komitmen inilah yang akan membantu kamu tetap konsisten dalam menjalankan rencana keuangan.

6. Menabung Melalui Program Tabungan Perumahan Rakyat

Bagi kamu yang ingin membeli rumah dengan lebih cepat, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dari pemerintah bisa menjadi pilihan. Program ini diatur dalam PP Nomor 25 Tahun 2020 dan ditujukan untuk masyarakat yang bekerja.

Menurut peraturan tersebut, setiap pekerja wajib menjadi peserta Tapera. Iuran yang dibebankan adalah 3% dari gaji bulanan. Untuk pekerja swasta, perusahaan akan menanggung 0,5% dari iuran, sementara pekerja menanggung 2,5%. 

Iuran ini otomatis dipotong dari gaji dan disetorkan ke rekening Dana Tapera setiap tanggal 10.

Bagi peserta mandiri atau pemilik usaha, seluruh iuran sebesar 3% harus dibayar sendiri. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memiliki rumah dengan lebih terjangkau dan terencana.

7. Mengikuti Program KPR Khusus Milenial

Pilihan lain yang dapat membantu kamu membeli rumah adalah dengan mengikuti program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus milenial yang ditawarkan oleh berbagai bank.

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi generasi muda dengan suku bunga yang relatif rendah. 

Selain itu, bank biasanya menawarkan cicilan yang fleksibel dan disesuaikan dengan kemampuan finansialmu, serta masa tenor yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Program KPR milenial ini bisa menjadi solusi praktis untuk mewujudkan impian memiliki hunian tanpa harus menunggu terlalu lama. Dengan kombinasi rencana yang matang dan program yang tepat, membeli rumah bukan lagi hal yang sulit untuk dicapai.

Perkiraan Menabung untuk Beli Rumah dengan Gaji UMR

Memiliki gaji UMR atau bahkan di bawahnya sering kali menjadi tantangan tersendiri ketika ingin menerapkan cara menabung untuk beli rumah. 

Meski begitu, dengan strategi yang tepat, impian memiliki rumah pribadi tetap dapat diwujudkan meskipun penghasilan terbatas.

Salah satu metode yang bisa digunakan adalah membagi anggaran berdasarkan rumus 40%, 30%, 20%, dan 10%. Pendekatan ini membantu mengelola pengeluaran dengan lebih teratur.

  • 40% dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari.
  • 30% digunakan untuk membayar cicilan.
  • 20% disisihkan sebagai tabungan.
  • 10% digunakan untuk memenuhi keinginan pribadi, seperti hobi atau kebutuhan lainnya.

Sebagai contoh, jika gaji UMR Jakarta adalah Rp5.000.000, maka untuk tabungan rumah sebesar 20%, kamu perlu menyisihkan Rp1.000.000 setiap bulan. 

Dengan jumlah tersebut, kamu bisa mulai merencanakan pembelian rumah yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Misalnya, jika targetmu adalah membeli rumah sederhana seharga Rp300 juta, maka dibutuhkan sekitar 300 bulan atau 25 tahun untuk mencapai nominal tersebut hanya dengan menabung. 

Namun, jika ingin mempercepat prosesnya, kamu bisa mempertimbangkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan Down Payment (DP) yang terjangkau.

Sebagai ilustrasi, jika kamu memilih KPR subsidi dengan DP sebesar Rp15.000.000, maka waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan DP tersebut adalah sekitar 15 bulan. 

Setelah itu, kamu bisa melanjutkan pembayaran cicilan rumah sembari mulai menempati hunian tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa cicilan bulanan KPR saat ini biasanya melebihi Rp1 juta per bulan. Oleh karena itu, perhitungan di atas perlu disesuaikan kembali dengan kondisi keuanganmu, termasuk kemampuan untuk menabung dan membayar cicilan. 

Dengan perencanaan yang matang, memiliki rumah tetap menjadi tujuan yang realistis meskipun dengan gaji terbatas.

Sebagai penutup, dengan menerapkan tips menabung untuk beli rumah secara konsisten, impian memiliki hunian pribadi bukan lagi sekadar angan-angan.

Terkini