Penyaluran Kredit UMKM Tembus Rp1519 Triliun Hingga Periode Juni 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 01:23:32 WIB
Ilustrasi Kredit.

JAKARTA - Laju penyaluran kredit ke segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencatatkan pertumbuhan terbatas pada Juni 2026 yang ditopang oleh kinerja pinjaman skala usaha mikro dan kecil.

Berdasarkan data Analisis Perkembangan Uang Beredar yang dirilis Bank Indonesia (BI), realisasi kredit UMKM pada Juni 2026 menyentuh angka Rp1.519,1 triliun atau tumbuh 1,0 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibanding periode sama tahun sebelumnya.

“Penyaluran kredit kepada UMKM pada Juni 2026 tumbuh sebesar 1,0% YoY, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,6% YoY,” tulis BI dalam laporannya, dikutip pada Kamis (23/7/2026).

Otoritas moneter mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit UMKM sebesar 1,0 persen YoY pada Juni 2026 tersebut disokong oleh pembiayaan skala usaha mikro dan kecil yang masing-masing naik sebesar 1,5 persen dan 0,1 persen YoY.

Di sisi lain, kredit untuk skala usaha menengah tercatat tumbuh 1,6 persen YoY, atau mengalami perlambatan dari capaian bulan Mei 2026 yang sempat berada di level 1,8 persen YoY.

Apabila ditinjau dari jenis penggunaannya, ekspansi kredit UMKM sepanjang periode ini utamanya bersumber dari dorongan kredit investasi.

Per Juni 2026, kredit investasi tumbuh hingga 13,5 persen YoY, meningkat dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 12,5 persen YoY.

Kendati demikian, penyaluran kredit modal kerja masih membukukan kontraksi. Hal itu tecermin dari data per Juni 2026 yang memperlihatkan kredit modal kerja terkoreksi sebesar -4,3 persen YoY dari posisi sebelumnya -4,5 persen YoY.

Secara umum, Bank Indonesia melaporkan bahwa total pertumbuhan kredit yang disalurkan oleh industri perbankan pada Juni 2026 mengalami percepatan.

Penyaluran kredit nasional per Juni 2026 terakumulasi sebesar Rp8.916,7 triliun, atau terakselerasi 12,1 persen YoY dari pertumbuhan pada Mei 2026 yang berada di angka 10,8 persen YoY.

Peningkatan laju kredit pada Juni 2026 ini dipicu oleh kenaikan penyerapan pembiayaan dari debitur korporasi dan perorangan.

Tercatat, penyaluran kredit bank kepada debitur korporasi dan perorangan masing-masing tumbuh 19,3 persen dan 3,5 persen YoY, meningkat dibanding bulan sebelumnya yang berada di level 17,2 persen dan 3,4 persen YoY.

Terkini

Purbaya: Sekolah Rakyat Dukung Indonesia Emas

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:52:06 WIB

Menkomdigi Tegaskan Perekaman Tanpa Izin Langgar UU PDP

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:44:02 WIB

MPR Temui Prabowo Bahas Undangan Sidang Tahunan

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:37:31 WIB

Prabowo Sambut PM Thailand Anutin di Istana Merdeka

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:23:01 WIB