Presiden Prabowo Minta Menteri ESDM Segera Atasi Listrik di Kalimantan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:55:01 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera mengambil langkah-langkah terukur bersama PT PLN (Persero) guna mengatasi pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah lokasi di Kalimantan.

Bahlil menyampaikan bahwa arahan tersebut ditegaskan Presiden dalam rapat terbatas yang turut dihadiri Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto serta COO Danantara Indonesia Dony Oskaria.

"Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden. Di dalam pembahasan itu, salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik yang kami harus akui di beberapa wilayah, khususnya di Kalimantan, masih ada pemadaman di beberapa titik," kata Bahlil kepada wartawan.

Bahlil menjelaskan dalam rapat terbatas tersebut Presiden Prabowo meminta agar permasalahan gangguan kelistrikan ini secepatnya dituntaskan melalui koordinasi bersama pihak PLN.

"Karena itu, Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik," ujarnya.

Mengenai penyebab terjadinya pemadaman, Bahlil mengungkapkan berdasarkan laporan yang diterima dari PLN, gangguan kelistrikan tersebut bukan dipicu oleh kekurangan pasokan energi, melainkan disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan.

"Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan, bukan persoalan energinya. Energinya enggak ada masalah. Jadi ada pemeliharaan yang terjadi. Bahkan ada beberapa, konon cerita dari PLN, bahwa terkait dengan jaringannya juga," katanya.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah berupaya keras untuk merampungkan persoalan kelistrikan tersebut dalam kurun waktu dekat.

"Kami akan selesaikan dalam waktu dekat," pungkasnya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sejumlah unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan yang mengalami gangguan demi menjaga keandalan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).

"Bersama pengelola pembangkit dan seluruh pemangku kepentingan, PLN mengerahkan personel terbaik serta memperkuat koordinasi teknis agar pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat segera kembali optimal," kata General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Rabu (29/7).

Ia menerangkan kendala teknis terjadi pada generator PLTU Asam-Asam, serta adanya kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit Independent Power Producer (IPP).

Keadaan itu mengakibatkan daya pasok sistem mengalami penurunan, sehingga berdampak pada keterbatasan pasokan aliran listrik di sebagian area Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

General Manager PLN UID Kalselteng menegaskan fokus utama pihak PLN saat ini adalah mempercepat penanganan pekerjaan pada seluruh unit pembangkit yang terganggu agar pasokan energi listrik segera kembali normal.

Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan, serta memastikan seluruh petugas di lapangan terus bekerja secara optimal sampai seluruh pembangkit beroperasi kembali.

PLN turut menyampaikan apresiasi atas dukungan serta kerja sama seluruh masyarakat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan selama proses pemulihan berjalan.

Terkini