Menko Polkam Pastikan Video Demo Viral di Media Sosial Merupakan Hoaks

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:48:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan bahwa video mengenai aksi demonstrasi yang beredar di media sosial dan dinarasikan terjadi saat ini merupakan informasi bohong atau hoaks.

Menurut Djamari Chaniago, rekaman tersebut sengaja diunggah oleh pihak tak bertanggung jawab guna menyesatkan publik melalui sebaran informasi palsu.

"Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di tanah air kami ada hoaks-hoaks yang seperti itu. Mungkin itu terjadi pada masa lalu. Pada saat sekarang ini ke depan tidak ada," tegas Djamari Chaniago saat menggelar jumpa pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu.

Djamari Chaniago juga sangat menyayangkan munculnya narasi dari video tersebut yang terkesan memprovokasi masyarakat untuk melakukan aksi unjuk rasa anarkis menjelang momen perayaan HUT ke-81 RI pada Agustus ini.

Padahal, Djamari Chaniago melanjutkan, kondisi di Ibu Kota beserta sejumlah daerah lainnya di Indonesia sampai saat ini dipastikan aman dan terkendali.

Djamari Chaniago menambahkan bahwa aktivitas di berbagai pusat perbelanjaan tetap berlangsung normal, menandakan keadaan domestik masih terjaga dengan sangat baik.

"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kami semua," katanya menjelaskan.

Oleh karena itu, Djamari Chaniago meminta publik agar tidak mudah terpengaruh oleh isu hoaks tersebut dan tetap menaruh kepercayaan terkait masalah keamanan kepada pihak pemerintah.

Djamari Chaniago turut mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing ikut menyebarkan bermacam informasi yang kebenarannya belum terkonfirmasi secara resmi.

Sebelumnya, beredar luas di platform media sosial rekaman video aksi unjuk rasa yang diklaim terjadi di Jakarta, padahal peristiwa dalam video tersebut merupakan kejadian tahun lalu.

Terkini