Pengguna Wondr by BNI Melonjak Tembus 15,1 Juta Pada Semester I 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:38:31 WIB
Wondr by BNI.

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan lonjakan jumlah pengguna aplikasi wondr by BNI pada sepanjang paruh pertama tahun 2026. Seiring penambahan pengguna tersebut, nilai transaksi digital masyarakat via layanan perseroan turut terkerek naik.

Hingga Juni 2026, jumlah pengguna wondr by BNI menembus angka 15,1 juta orang, atau melesat sekitar 75,58 persen secara tahunan (year on year/YoY) bila dibandingkan dengan capaian Juni 2025 yang terdata 8,6 juta pengguna.

Beriringan dengan tren naik tersebut, volume transaksi digital BNI mencatatkan lonjakan hingga 110 persen secara tahunan.

Pada lini wholesale, total basis pengguna platform BNIdirect menembus 280.000 nasabah, dengan akumulasi volume transaksi tumbuh 17 persen YoY mencapai angka Rp6.039 triliun. Capaian ini menegaskan kian luasnya pemanfaatan saluran digital BNI oleh segmen ritel hingga korporasi.

Menilik dari sisi infrastruktur jaringan, penerapan program BRAVE (Branch, Region & Area Value Empowerment) kini telah berjalan penuh di seluruh area operasional BNI.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengutarakan bahwa inisiatif tersebut bertujuan memperkokoh peran kantor cabang sebagai pusat penjualan, memacu efisiensi jaringan, serta mengoptimalkan peluang bisnis di tiap-tiap wilayah.

Putrama menguraikan bahwa transformasi digital beserta eksekusi strategi BRAVE merupakan pilar strategi jangka panjang BNI demi membentuk organisasi yang kian lincah, memperkuat fondasi bisnis, serta menghadirkan solusi yang selaras dengan kebutuhan nasabah.

“Melalui BRAVE, setiap wilayah dan kantor cabang memiliki peran yang semakin kuat dalam menggali potensi ekonomi lokal serta membangun ekosistem bisnis. Integrasi antara kapabilitas jaringan dan solusi digital diharapkan dapat mempercepat akuisisi, memperluas transaksi, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan nasabah,” kata Putrama dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Berbekal penguatan skema bisnis, restrukturisasi organisasi, dan akselerasi digitalisasi yang dijalankan secara konsisten, jajaran BNI optimistis sanggup terus memacu daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Terkini