Pertarungan Moses Itauma vs Filip Hrgovic Naik Status Jadi Rebut Sabuk IBF

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:56:32 WIB
Ilustrasi - Sarung tinju [FOTO: NET].

JAKARTA - Pertarungan tinju antara Moses Itauma dan Filip Hrgovic resmi dinaikkan statusnya menjadi laga perebutan sabuk juara dunia kelas berat yang memiliki batas minimum 90,7 kg versi International Boxing Federation (IBF) yang tengah lowong.

"Moses-Hrgovic semakin besar. Kejuaraan Dunia Kelas Berat IBF dipertaruhkan, raja baru akan dinobatkan di London pada 29 Agustus," kata Promotor Queensberry Promotions dalam akun media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pati tarung di antara kedua atlet adu jotos tersebut diagendakan bakal digelar di O2 Arena, Kota London, Inggris, pada tanggal 29 Agustus mendatang. Sabuk juara IBF yang sebelumnya tak bertuan pasca ditinggalkan oleh Oleksandr Usyk pada awal Juni lalu kini resmi dipertaruhkan dalam duel akbar tersebut.

CEO Queensberry Promotions bernama Frank Warren selaku pihak manajemen yang menaungi Itauma menuturkan bahwa kesempatan memperebutkan sabuk juara kelas berat ini merupakan momen emas bagi sang petinju muda yang digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di divisi heavyweight saat ini.

"Banyak orang memiliki harapan tinggi padanya, seperti saya. Kami mengontraknya ketika dia berusia 16 tahun. Dia masih amatir. Kami mensponsorinya dan dia menjadi profesional bersama kami," katanya.

Pertemuan antara Itauma dan Hrgovic dipastikan bakal bertindak sebagai partai puncak utama dalam hajatan akbar Queensberry Promotions yang disiarkan secara langsung via layanan pay-per-view DAZN. Kendati demikian, status perebutan sabuk IBF ini otomatis membuat tensi dan taruhan laga tersebut melonjak drastis, terkhusus bagi kubu Itauma.

Petarung yang kini menginjak usia 21 tahun tersebut secara luas diprediksi bakal menjelma sebagai ikon megabintang tinju kelas berat masa depan usai mencatatkan 12 kemenangan knockout (KO) dari total 14 penampilan profesionalnya. Oleh sebab itu, kesempatan ini menjadi gerbang emas baginya untuk menembus jajaran elite kelas berat dunia.

"Dia luar biasa dan seolah-olah menggemparkan dunia. Ini adalah momen besar baginya, tetapi saya yakin dia bisa melakukannya," katanya.

Sebelumnya, pihak IBF sempat menginstruksikan Itauma agar meladeni tantangan Frank Sanchez yang mengantongi rekor 26 kali menang dan sekali kalah dengan 19 kali KO guna memperebutkan sabuk juara yang lowong tersebut. Sanchez pada saat itu menduduki tangga peringkat pertama IBF, sementara posisi Itauma berada tepat di urutan ketiga.

Kendati demikian, klausul kesepakatan tarung antara Itauma melawan Hrgovic justru rampung lebih kilat. Agenda konferensi pers perdana jelang duel tersebut bahkan sudah dilangsungkan beberapa hari sebelum pihak IBF merilis putusan resminya.

Warren membeberkan bahwa manajemennya bakal menggelontorkan dana kompensasi khusus kepada Sanchez agar yang bersangkutan bersedia mengalah dan menunda kesempatan memperebutkan sabuk juara. Di samping itu, petinju asal Kuba yang kini berusia 34 tahun tersebut telah dijamin bakal langsung mengantongi status sebagai penantang wajib utama bagi pemenang duel antara Itauma kontra Hrgovic.

"Kami membayar Sanchez sejumlah uang. Kami mengatakan bahwa siapa pun yang menang nanti, dia tidak akan dirugikan karena akan mendapat kesempatan menantang juara dalam pertahanan gelar pertama," kata Warren.

Baik Itauma maupun Hrgovic dipastikan sama-sama bakal melakoni debut kesempatan perdana mereka dalam memburu sabuk titel juara dunia. Hrgovic sendiri saat ini memegang rekor impresif dengan 20 kali kemenangan—mencakup 15 kali KO—serta menelan satu kali kekalahan, di mana ia bertengger di peringkat kelima versi majalah tinju bergengsi The Ring, sedangkan Itauma mengekor tepat satu tingkat di bawahnya.

Terkini