Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Gelandang Persib Akui Kelelahan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 05:22:32 WIB
Selebrasi gol Balsa Sekulic dalam partai semifinal Piala Presiden 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Persib Bandung sukses melangkahkan kaki ke babak puncak final Piala Presiden 2026 seusai membekuk Persija Jakarta dalam duel sengit fase semifinal.

Partai bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib vs Persija tersebut berkesudahan dengan skor akhir 2-1 pada laga yang dihelat hari Selasa (4/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. 

Sepasang gol kemenangan Maung Bandung masing-masing dicetak oleh aksi Uilliam Barros pada menit ke-22 serta eksekusi tendangan penalti Balsa Sekulic di menit ke-28. Sementara itu, pihak Persija sempat memperkecil ketertinggalan jelang bubaran pada menit ke-86 lewat sontekan Kwon Chang-hoon yang turun sebagai pemain pengganti di paruh kedua.

Gelandang kreatif Persib berkebangsaan Argentina, Luciano Guaycochea, memanjatkan rasa syukur atas keberhasilan timnya menembus babak final Piala Presiden 2026. Kendati demikian, ia mengaku belum bisa menerka bentuk permainan seperti apa yang bakal ditampilkan oleh skuadnya pada partai puncak nanti.

Lucho—sapaan akrab sang pemain—merasa fisik rekan-rekan setimnya sudah terkuras habis akibat jadwal padat serta intensitas pertandingan yang begitu tinggi selama masa pramusim.

 Periode pramusim sendiri sejatinya merupakan fase krusial di mana tingkat kebugaran fisik para atlet belum mencapai titik optimal. Walakin, mereka dipaksa tetap harus merumput demi melakoni turnamen bergengsi Piala Presiden 2026.

Kendala kian bertambah pelik lantaran durasi masa pemulihan alias recovery antara laga semifinal menuju partai final sangatlah singkat, yakni hanya berjarak satu hari saja. Mengingat jadwal pertandingan final Piala Presiden 2026 sudah dipatok pada Kamis (6/8/2026).

“Jika Anda bertanya kepada semua pemain di ruang ganti sekarang, saya rasa tidak ada yang tahu bagaimana kami akan bermain di final karena kami benar-embang sangat lelah,” ungkap Lucho.

Jalannya Pertandingan

Lucho dipercaya turun merumput sejak menit pertama pertandingan, bahu-membahu menggalang serta mengontrol ritme lini tengah bersama Gakuto Notsuda dan Adam Alis.

Luciano Guaycochea menilai lini skuad Persib mampu mengeksekusi instruksi serta taktik pelatih dengan sangat gemilang sepanjang babak pertama, meskipun mereka harus berjibaku menghadapi tantangan berlaga di atas rumput lapangan yang kering serta terpaan cuaca panas yang menyengat.

Terlebih lagi, baik kubu Persib maupun Persija sama-sama belum berada dalam kondisi pemulihan fisik yang sempurna selepas melakoni partai pamungkas sebelumnya.

“Pada babak pertama kami bermain sangat baik. Kami memainkan sepak bola yang bagus. Memang sedikit sulit karena lapangan sangat kering, cuaca sangat panas, dan kami baru tiba sehari sebelumnya,” papar Lucho.

Memasuki paruh kedua pertandingan, performa fisik anak-anak asuh Maung Bandung mulai mengalami penurunan drastis, di mana faktor kelelahan mutlak menjadi biang keladinya. Akibatnya, benteng pertahanan Persib digempur habis-habisan oleh lini serang Persija.

“Pada babak kedua kami mulai menurun karena kelelahan,” ujar Lucho.

Igor Tolic Menulis Sejarah

Catatan sejarah mencatat bahwa terakhir kalinya Persib mencicipi atmosfer partai final Piala Presiden terjadi pada edisi perdana tahun 2015 silam di bawah arahan pelatih kepala Djadjang Nurdjaman.

Kini, estafet kepelatihan tersebut diteruskan oleh juru taktik asal Kroasia bernama Igor Tolic—sosok suksesor Bojan Hodak—yang sukses mengantar Maung Bandung kembali menjejakkan kaki di panggung grand final Piala Presiden 2026.

Igor Tolic praktis mulai menorehkan tinta emas dalam lembaran sejarah kariernya. Pertanyaan besar pun menyeruak, sanggupkah ia mempersembahkan trofi juara perdana bagi kubu Pangeran Biru?

Terlepas dari euforia kemenangan tersebut, Tolic secara terbuka mengaku bahwa aspek keselamatan serta kesehatan fisik para pemainnya tetap menjadi prioritas utama. Mengingat Persib bakal dihadapkan pada jadwal padat dengan melakoni total empat ajang kompetisi berbeda pada musim kompetisi mendatang.

“Ini adalah musim tersulit dalam sejarah Persib. Ada Piala Presiden, agenda tim nasional, kualifikasi Liga Champions Asia (ACL 2), Shopee Cup (ACC), Piala Liga, dan kompetisi liga.”

“Kalau saya bertanya kepada Bobotoh, 'Apa yang ingin kalian menangkan?', jawabannya pasti, 'Semuanya'."

“Kami juga ingin memenangkan semuanya. Saya pun ingin begitu. Namun apakah itu realistis? Kami akan memberikan yang terbaik, tetapi apakah itu memungkinkan?” tanya Tolic.

Terkini