HKI Sebut Kawasan Industri Madura Perkuat Investasi Jawa Timur

Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:24:01 WIB
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma'ruf Maulana. [Foto: (Dok. Himpunan Kawasan Industri Indonesia]

JAKARTA - Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia meyakini bahwa pembangunan Kawasan Industri Wiraraja Madura di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dapat menghadirkan titik pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memoles daya pikat investasi di daerah tersebut.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana menyatakan, ekspansi kawasan industri terpadu bertaraf besar di Pulau Madura merupakan bagian dari langkah nyata membentuk pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.

"Kawasan tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan sektor manufaktur, pergudangan, dan energi ramah lingkungan, sekaligus menjadi magnet investasi baru yang memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang ekonomi dan investasi Indonesia bagian timur," kata Ma'ruf dalam keterangannya dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Akhmad Ma'ruf menjelaskan, sinergi antara Wiraraja Madura Industrial Estate dan Guangdong (Fenyong) ASEAN Industrial Park bakal membuka pintu lebih lebar bagi korporasi asal China untuk melebarkan ekspansi bisnis ke Indonesia, khususnya di area Jawa Timur dan Madura.

Kemitraan ini diharapkan sanggup mengakselerasi transfer teknologi, penguatan kapasitas industri, penyediaan lapangan kerja, hingga pertumbuhan ekonomi bagi kedua negara. 

Area industri ini juga diproyeksikan sebagai kawasan modern yang menyokong investasi manufaktur, logistik, hilirisasi, serta berbagai sektor strategis lainnya.

Pembangunan Kawasan Industri Wiraraja Madura sendiri menjadi bagian penting dari pemantapan kerja sama ekonomi Indonesia-China lewat pengembangan kawasan industri yang terintegrasi. 

Lewat kerja sama tersebut, deretan klaster industri asal China dijadwalkan masuk ke kawasan ini, mulai dari pemrosesan cokelat, matras, tekstil, benang, hingga sektor manufaktur padat karya lainnya.

Sebelumnya, dalam rilis resmi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kawasan industri ini bakal kian menyempurnakan hubungan ekonomi Indonesia dan China yang kian bertumbuh, baik dari sisi penguatan investasi maupun perdagangan bilateral.

“Indonesia punya program Two Countries Twin Parks (TCTP) yang terus akan kami dorong. Kawasan di Madura ini ke depannya juga merupakan kawasan heavy industry Indonesia, Petrokimia (Gresik). Jadi nanti dengan adanya Kawasan Industri Bangkalan ini akan menjadi seimbang,” ujarnya.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan, penggarapan Kawasan Industri Wiraraja Madura akan bertindak sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur.

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Tiongkok, tetapi juga menjadi langkah konkret Pemerintah dalam mendorong investasi berkualitas, mempercepat pengembangan kawasan industri baru, dan membuka lebih banyak lapangan kerja," katanya.

Terkini