AHY Tegaskan Konsolidasi BUMN Harus Memperkuat Kawasan Industri

Kamis, 06 Agustus 2026 | 02:05:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong agar konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat memperkuat tata kelola kawasan industri secara nasional.

“Saya juga tadi bertanya secara khusus bagaimana konsolidasi BUMN terkait dengan pengelolaan kawasan industri, khususnya kawasan-kawasan industri strategis di Indonesia kan cukup banyak,” kata AHY seusai ikut Rapat Dewan Pengawas Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis.

Menurut pandangannya, percepatan konsolidasi tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN dalam mewujudkan efisiensi dan ketepatan sasaran. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem kawasan industri agar tetap tangguh dan kompetitif.

“Kalau kami ingin punya daya tarik dibandingkan misalnya dengan negara-negara tetangga kami, bisa dikatakan Vietnam yang begitu agresif sekarang, Thailand, dan lainnya, maka kawasan industri kami juga harus memiliki kesiapan secara infrastruktur, kemudian bisa lebih kompetitif. Ini juga yang menjadi salah satu prioritas dari negara agar ini bisa semakin baik dikelola ke depannya,” tutur dia.

Di sisi lain, Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara terus mengintensifkan pengerjaan peta strategi lima tahunan. Dokumen pedoman ini dirancang untuk mencetak perusahaan milik negara yang lebih sehat, unggul, serta berfokus pada penciptaan nilai tambah.

Penyusunan peta jalan tersebut dirancang secara sistematis, dimulai dari tahapan konsolidasi dan restrukturisasi internal, disusul penguatan kapasitas SDM serta budaya kerja korporasi.

Selanjutnya, fokus diarahkan pada akselerasi inovasi teknologi, penciptaan nilai melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis, hingga pencapaian target performa di kancah global.

Lewat rangkaian strategi tersebut, BP BUMN dan Danantara menargetkan lahirnya BUMN Indonesia yang tangguh, adaptif, serta mampu menembus jajaran pemeringkatan dunia seperti Fortune 500.

 

Terkini

Bapanas Perketat Distribusi dan Pengawasan Bawang Putih

Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:59:01 WIB

Waspada, 7 Kebiasaan Harian Ini Bisa Rusak Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:54:31 WIB

Cara Membuat Soto Ayam Lamongan Kuah Gurih di Rumah

Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:44:31 WIB