Danantara Siapkan BUMN Potensial Melantai di Bursa Efek Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 04:32:31 WIB
Karyawan melintas di dekat logo BPI Danantara di Jakarta.

JAKARTA - Danantara Indonesia membuka peluang besar untuk mengantarkan lebih banyak perseroan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Beberapa entitas BUMN seperti PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), serta PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dinilai memiliki prospek kuat untuk melantai di bursa.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan bahwa jajaran BUMN dan holding memiliki kapitalisasi pasar yang sangat menjanjikan untuk disiapkan menuju pasar modal.

"Banyak perusahaan-perusahaan kami (BUMN) yang bagus, masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kami IPO-kan,” ujar Dony dikutip dari Antara, Kamis (6/8/2026).

Dony menjelaskan bahwa rencana melantai di bursa tersebut telah dipetakan secara terstruktur dalam peta jalan transformasi BUMN untuk kurun waktu lima tahun ke depan.

Keputusan pelaksanaan IPO, skema kerja sama strategis, maupun mempertahankan status entitas tertutup nantinya bakal dibahas intensif bersama Kementerian Keuangan.

“Jadi mana akan kami strategic partnership, mana akan kami IPO, mana kami tetap tertutup, nanti kami diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara ya. Kemudian yang terakhir nanti baru kami menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Peta jalan transformasi Danantara diawali dengan konsolidasi serta restrukturisasi BUMN pada tahun pertama, disusul penguatan budaya dan SDM pada tahun kedua.

Selanjutnya, fase fokus pada inovasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) berjalan di tahun ketiga, sebelum memasuki tahap penciptaan nilai (value creation) pada tahun keempat, dan optimalisasi perolehan laba pada tahun kelima.

Langkah IPO BUMN ini diyakini mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperdalam basis transaksi pasar modal domestik.

“Untuk pertumbuhan ekonomi nanti kan IPO akan banyak. Supaya, di dalam capital market kami juga semakin banyak perusahaan dan banyak perusahaan-perusahaan kami yang bagus yang akan segera IPO,” ujar Dony.

Terkini