JAKARTA - Perusahaan komponen otomotif Grup Triputra, PT Dharma Polimetal Tbk. (DRMA), mengambil langkah strategis dengan mengembangkan Battery Energy Storage System (BESS) yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik sekaligus terintegrasi dengan teknologi energi surya.
Presiden Direktur DRMA Irianto Santoso mengutarakan bahwa proyek BESS merupakan bagian dari langkah terencana perusahaan untuk melengkapi ekosistem bisnis kelistrikan yang tengah dibangun.
Sistem BESS ini disiapkan sebagai solusi penyimpanan energi listrik yang fleksibel, mulai dari skala rumah tangga, area komersial, hingga kawasan industri serta operasional kendaraan listrik.
"Dengan desain sebagai solusi penyimpanan energi yang dapat diandalkan, efisien dan berkelanjutan, BESS diproduksi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di perumahan, perbelanjaan, maupun industri. Terlebih untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan kendaraan listrik," kata Irianto.
Sistem BESS buatan DRMA hadir dengan keunggulan berupa kemudahan proses instalasi, tingkat ketahanan tinggi, serta integrasi mulus dengan panel surya untuk menekan pengeluaran biaya energi pengguna.
Manajemen DRMA memandang teknologi ini tidak sekadar berfungsi sebagai cadangan daya darurat, melainkan solusi strategis untuk meningkatkan stabilitas jaringan listrik dan memperluas jangkauan energi terbarukan di Indonesia.
Perseroan optimistis bahwa keberadaan BESS bakal memainkan peran vital dalam menyokong transisi menuju kendaraan listrik dan energi bersih di tanah air.
"Kami melihat bahwa BESS akan memiliki peran untuk ekosistem kendaraan listrik di masa depan," ujarnya.
DRMA berharap pengembangan lini bisnis anyar ini dapat memperkokoh ketahanan energi nasional sekaligus memberikan dampak positif bagi industri manufaktur dalam negeri.
Upaya ini diyakini mampu mendongkrak persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta memperkuat ekosistem rantai pasok industri otomotif lokal.
Dharma Group selaku entitas induk telah berdiri sejak 1989 dan berpengalaman panjang dalam menyuplai komponen sepeda motor maupun mobil untuk berbagai pabrikan utama.
Pengembangan teknologi BESS dan suku cadang kendaraan listrik ini menjadi strategi utama perusahaan dalam merespons arah transformasi era otomotif masa depan.