Cabai Meroket 103,74%, Cek Daftar Harga Pangan 11 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:58:02 WIB
Pedagang memilah cabai di salah satu pasar [FOTO: NET].

JAKARTA — Secara nasional, harga bahan pangan di pasar tradisional pada Selasa (11/8/2026) terpantau mengalami lonjakan pada hampir semua jenis komoditas. Peningkatan harga ini mencakup beras, bawang, cabai, daging ayam, gula pasir, minyak goreng kemasan, hingga telur ayam.

Merujuk pada data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Selasa (11/8/2026), nilai jual beras meningkat untuk semua kelompok kualitas. Beras kualitas bawah I terkerek 8,11% ke level Rp16.000 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II melesat 12,33% menuju angka Rp16.400 per kilogram. 

Berikutnya, beras kualitas medium I naik 1,82% menjadi Rp16.750 per kilogram, dan beras kualitas medium II terangkat 2,46% menjadi Rp16.650 per kilogram. Untuk beras kualitas super I, harganya melambung 9,89% menjadi Rp19.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II naik 4,65% menjadi Rp18.000 per kilogram.

Kelompok bawang turut mengalami lonjakan. Harga bawang merah ukuran sedang meroket 47,98% menjadi Rp58.750 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang terkatrol 24,61% ke harga Rp51.900 per kilogram.

Peningkatan harga juga melanda seluruh varian pada kelompok cabai. Cabai merah besar melesat 50,05% menuju Rp73.750 per kilogram, lalu cabai merah keriting merangkak naik 52,81% menjadi Rp76.250 per kilogram. Varian cabai rawit hijau juga terangkat 25,12% menjadi Rp65.000 per kilogram. Lonjakan paling drastis dialami oleh cabai rawit merah yang terbang 103,74% hingga menembus angka Rp120.000 per kilogram.

Untuk kategori protein hewani, harga daging ayam ras segar melonjak 26,4% menjadi Rp50.750 per kilogram. Namun, kondisi berlawanan terjadi pada daging sapi kualitas I yang menyusut 5,37% menjadi Rp143.750 per kilogram, dan daging sapi kualitas II merosot 8,18% ke harga Rp131.250 per kilogram. Di sisi lain, nilai jual telur ayam ras segar melambung 26,9% menjadi Rp37.500 per kilogram.

Terkait komoditas gula, banderol gula pasir kualitas premium terkerek 22,36% menjadi Rp24.900 per kilogram. Sementara, gula pasir lokal terangkat 4,44% menjadi Rp20.000 per kilogram.

Pada kategori minyak goreng, harga varian curah menurun 2,44% menjadi Rp20.000 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I melambung 12,94% ke angka Rp27.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan bermerek II naik 7,64% menjadi Rp25.350 per kilogram.

Rata-rata lonjakan harga yang signifikan ini mendominasi hampir seluruh bahan pangan. Peningkatan paling ekstrem dicatatkan oleh cabai rawit merah yang sukses menembus level Rp120.000 per kilogram, diikuti oleh cabai merah keriting, bawang merah, cabai merah besar, dan beberapa jenis beras. Meskipun demikian, daging sapi kualitas I dan II beserta minyak goreng curah tetap membukukan penurunan harga.

Terkini