BCA Syariah Raih Laba Rp109,4 Miliar Tumbuh Sembilan Persen di 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:38:32 WIB
Bank BCA Syariah.

JAKARTA - PT Bank BCA Syariah membukukan perolehan laba setelah pajak sebesar Rp109,4 miliar pada rentang semester I/2026. Capaian realisasi tersebut berhasil tumbuh 9,2 persen.

Penguatan perolehan laba BCA Syariah tersebut disokong oleh peningkatnya pendapatan dari penyaluran pembiayaan yang berjalan seiring dengan ekspansi bisnis perseroan.

Berdasarkan pemaparan rekam kinerja perseroan, financing income BCA Syariah menembus Rp512,9 miliar per Juni 2026, merangkak naik 16,6 persen secara tahunan dari posisi Rp439,8 miliar pada Juni 2025.

Pertumbuhan positif tersebut selaras dengan porsi pembiayaan yang merangkak naik 20,5 persen secara tahunan menjadi Rp13,58 triliun dari nilai sebelumnya Rp11,27 triliun.

Kendati demikian, laju kenaikan laba masih relatif lebih rendah ketimbang lonjakan financing income. Salah satu pemicu yang menahan laju profitabilitas ialah naiknya biaya dana (cost of fund) yang menyentuh Rp267,3 miliar, terangkat 5,8 persen secara tahunan.

Alhasil, pendapatan margin BCA Syariah dibukukan sebesar Rp422,3 miliar, terangkat naik 13,4 persen dari angka Rp372,4 miliar pada kurun Juni 2025.

Di tengah tekanan biaya dana tersebut, BCA Syariah tetap berupaya menguatkan struktur pendanaan lewat optimasi penghimpunan dana murah. Total perolehan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 10,2 persen menjadi Rp15,39 triliun.

Porsi dana murah atau CASA menyentuh Rp6,53 triliun atau mencakup kisaran 42,4 persen dari keseluruhan DPK. Laju pertumbuhan ini utamanya bersumber dari giatnya giro yang naik 23,2 persen menjadi Rp3,81 triliun, disusul simpanan tabungan yang tumbuh 4,5 persen menjadi Rp2,72 triliun.

Di lain sisi, perolehan pendapatan berbasis komisi beserta pendapatan lainnya menjadi salah satu penopang tambahan. Pos tersebut membukukan kenaikan 30,4 persen menjadi Rp37,7 miliar pada semester I/2026.

Meskipun begitu, membengkaknya biaya operasional ikut membatasi pergerakan laba. Beban operasional BCA Syariah meningkat 20,3 persen menjadi Rp293,9 miliar, yang utamanya dipicu oleh pembengkakan biaya tenaga kerja serta beban umum dan administrasi.

Ditinjau dari aspek kualitas pembiayaan, rasio non-performing financing (NPF) gross berada di level 1,84 persen per Juni 2026, sedikit bergerak dari posisi 1,75 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun NPF net tercatat aman di level 0,41 persen.

Terkini