Teknik Blush Tailoring Buat Rona Pipi Lebih Natural Menyatu di Kulit

Selasa, 11 Agustus 2026 | 02:39:01 WIB
makeup blush tailoring.

JAKARTA - Perona pipi atau blush menjadi salah satu produk riasan yang mampu mengubah tampilan wajah secara instan. Pilihan rona merah muda atau kemerahan pada pipi memberikan efek wajah yang tampak jauh lebih segar.

Meski begitu, menemukan warna perona pipi yang benar-benar padu dengan nada kulit kerap menjadi tantangan tersendiri. Opsi warna yang terlampau terang berisiko membuat rona pipi mencolok, sementara warna yang kurang pas justru terlihat mengambang di atas permukaan kulit.

Guna mengatasi kendala tersebut, hadir teknik blush tailoring yang kini tengah marak diperbincangkan di dunia kecantikan. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh Rose Siard, seorang edukator rias sekaligus pendiri Rose and Ben Beauty.

Walau konsep mencampur produk dasar dengan perona pipi bukan hal baru, istilah ini dipakai untuk menggambarkan metode penyesuaian warna secara lebih personal.

Blush tailoring sendiri merupakan metode memadukan perona pipi dengan sedikit foundation atau concealer demi memperoleh rona yang menyatu sempurna dengan undertone kulit. Siard menjelaskan bahwa pendekatan ini membuat warna kulit asli ikut membaur dengan produk.

"Pada dasarnya, kamu menambahkan warna kulit dan undertone kamu sendiri ke dalam blush, sehingga menghasilkan warna yang terasa lebih sesuai dengan karakter kulit," kata Siard.

"Ini membantu blush terlihat seperti bagian dari wajah, bukan sekadar berada di atasnya," lanjutnya.

Penata rias selebritas Kirin Bhatty menilai teknik ini sangat ideal bagi pencinta riasan yang mendambakan tampilan lembut. Percampuran warna kulit ke dalam produk membuat rona pipi tampak jauh lebih alami.

Penerapan teknik ini terbilang sederhana. Siard menyarankan penggunaan perona pipi jenis krim atau cair yang dipadukan dengan foundation atau concealer berformula senada.

Langkahnya dimulai dengan mengambil perona pipi sedikit lebih banyak dari takaran biasa, lalu menambahkan sedikit foundation. Keduanya diaduk pada telapak tangan atau plat peratifikasi hingga memperoleh tingkat warna yang pas.

Saat diaplikasikan ke wajah, produk sebaiknya ditekan perlahan menggunakan kuas dan tidak digeser secara agresif agar lapisan riasan di bawahnya tetap terjaga.

Bhatty mengingatkan pentingnya menyamakan konsistensi formula dari kedua produk agar hasil akhirnya tidak menggumpal atau belang.

"Menjaga jenis formulanya tetap sama adalah kunci agar produk tidak menjadi belang setelah dicampur," ujar Bhatty.

Penata rias Misha Shahzada menambahkan bahwa teknik ini bersifat universal dan cocok untuk semua tipe maupun warna kulit.

"Teknik ini dapat digunakan oleh siapa saja, dengan jenis kulit atau warna kulit apa pun. Ini merupakan pendekatan yang sepenuhnya universal," tutur Shahzada.

Berbeda dari gaya draped blush atau sunset blush yang berfokus pada teknik kontur dan kombinasi bronzer, blush tailoring memprioritaskan penyesuaian rona dasar produk. Trik ini menjadi solusi praktis agar pengguna tidak perlu membeli produk baru saat warna perona pipi yang dimiliki terasa kurang pas.

Terkini