MRT Jakarta Buka Lelang Paket Proyek Konstruksi Lintas Timur Barat

Selasa, 11 Agustus 2026 | 03:49:01 WIB
kereta MRT.

JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini sedang membuka proses lelang untuk sejumlah paket pekerjaan konstruksi rute lintas Timur-Barat. Jalur ini dirancang menghubungkan wilayah Medan Satria di Bekasi hingga kawasan Tomang, Jakarta Barat.

"Saat ini kami sedang membangun jalur Timur-Barat, Medan Satria-Tomang yang sekarang sedang dilakukan bidding untuk membangun beberapa paket pekerjaan," kata Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad Mahfud dalam peresmian Stasiun MRT Blok A Visa Jakarta, Selasa.

Farchad menjelaskan bahwa pengerjaan rute Timur-Barat ini dilakukan secara beriringan dengan proyek perpanjangan rute Utara-Selatan menuju arah Kota.

Salah satu paket pekerjaan utama yang tengah dipersiapkan mencakup pembuatan jalur bawah tanah (underground section). Jalur ini membentang dari persimpangan Bank Indonesia, Thamrin-Kebon Sirih, menuju ke area Kwitang-Senen.

Di samping pengerjaan rel dan terowongan, manajemen MRT Jakarta juga mulai mematangkan rencana pembangunan depo kereta di area Jakarta bagian timur guna mendukung operasional rute baru tersebut.

Di lain pihak, proses konstruksi perpanjangan MRT rute Utara-Selatan menuju kawasan Kota kini telah mencatatkan progres sekitar 63 persen. Layanan moda transportasi massal menuju titik Kota ini ditargetkan beroperasi penuh pada 2029.

Sejak awal diresmikan pada 2019, keterisian penumpang MRT Jakarta menunjukkan tren kenaikan signifikan, dari semula rata-rata 70.000 orang per hari kini melonjak menjadi 135.000 orang per hari.

Sejalan dengan lonjakan jumlah pengguna, tingkat ketepatan waktu (on-time performance) armada MRT berhasil dipertahankan pada angka 99,9 persen. Kinerja ini menjadi modal utama dalam mengajak masyarakat beralih menggunakan angkutan umum.

Selain berfokus pada perluasan jangkauan moda, MRT Jakarta turut memaksimalkan pengembangan kawasan terintegrasi melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing) tanpa bergantung pada dana APBD maupun APBN.

Daftar stasiun yang akan melintasi rute Timur-Barat MRT Jakarta meliputi Kembangan, Batu Mulia, Teknologi, Kebon Jeruk, Tanjung Duren, Arjuna Selatan, Tomang, Grogol, Roxy, Petojo, Cideng, Thamrin, serta Kebon Sirih.

Selanjutnya, rute ini juga melewati Kwitang, Senen, Galur, Cempaka Baru, Sumur Batu, Pakulonan Barat, Pakulonan Timur, Perintis, Pulogadung, Penggilingan, Cakung Barat, Pulo Gebang, Ujung Menteng, hingga Medan Satria.

Jalur MRT lintas Timur-Barat ini diproyeksikan mulai beroperasi melayani publik pada 2031, dengan target keterangkutan penumpang mencapai 284.000 orang setiap harinya.

Terkini