IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:34:31 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Sejumlah analis memproyeksikan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini berpotensi mencatatkan penguatan sekaligus menyertakan daftar rekomendasi saham unggulan untuk sesi perdagangan Rabu (12/8/2026).

Merujuk data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (11/8/2026), IHSG ditutup melemah 1,53% ke posisi 6.267,88. Sepanjang hari penutupan, pergerakan indeks berada pada rentang 6.388,58 hingga 6.230,10. Dari keseluruhan konstituen, tercatat 148 saham menguat, 567 saham terkoreksi, dan 248 saham stagnan.

Dari kelompok saham LQ45, tekanan pelemahan harga melanda sejumlah emiten seperti PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) yang ambles 6,75% ke level Rp442, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) merosot 5,45% ke Rp2.080, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun 5,23% ke Rp1.540. 

Penurunan serupa dialami PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang melemah 4,81% ke Rp178, PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) turun 4,56% ke Rp1.885, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) terkoreksi 3,95% ke Rp2.920.

Sebaliknya, kenaikan harga saham dialami oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang menguat 3,47% ke Rp1.340, PT Indosat Tbk. (ISAT) naik 2,38% ke Rp2.150, serta PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menguat 1,91% ke Rp800. Penguatan juga dicatatkan oleh PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) yang naik 1,46% ke Rp695, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) menguat 1,41% ke Rp720, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) naik 0,72% ke Rp1.395.

Tim riset MNC Sekuritas memaparkan bahwa dalam skenario terbaik (best case / hitam), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], yang mengindikasikan bahwa IHSG mempunyai peluang menguat dengan target kisaran 6.440-6.544.

"Worst case [merah], IHSG sudah menyelesaikan wave [a] pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave [b]," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Rabu (12/8/2026).

Para analis memperkirakan level support IHSG berada di area 6.201 dan 6.029, sementara level resistance berada pada posisi 6.454 dan 6.599.

MNC Sekuritas menyarankan investor agar mempertimbangkan strategi buy on weakness untuk saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Harum Energy Tbk. (HRUM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), serta opsi trading buy pada saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS).

Sementara itu, mengamati pergerakan pasar pada pembukaan sesi pagi, berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.01 WIB, IHSG dibuka menguat 0,19% atau bertambah 11,60 poin ke level 6.279,48. Sesi perdagangan perdana dibuka dengan volume transaksi mencapai 629,6 juta saham senilai Rp219,4 miliar, dengan nilai kapitalisasi pasar melonjak ke angka Rp10.973 triliun.

Meninjau performa saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) pada awal perdagangan, BREN menguat 0,30% ke Rp3.320, BMRI naik 0,49% ke Rp4.140, AMMN menguat 0,71% ke Rp4.280, ASII naik 0,62% ke Rp4.900, DSSA menguat 0,53% ke Rp950, BRPT naik 1,37% ke Rp1.845, serta saham BBNI yang dibuka menguat 0,28% ke Rp3.560. Di sisi lain, saham BBCA dibuka terkoreksi 0,40% ke Rp6.275, BBRI melemah 0,32% ke Rp3.080, dan TLKM dibuka melemah 0,38% ke Rp2.600.

Terkini