Metrodata Andalkan Belanja IT Korporasi Guna Mengejar Target 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 02:08:32 WIB
PT Metrodata Electronics Tbk.

JAKARTA - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) menyatakan optimisme bahwa lonjakan alokasi belanja data artificial intelligence (AI), cybersecurity, hingga perangkat infrastruktur teknologi informasi dari kalangan korporasi sanggup melipatgandakan raihan kinerja perseroan hingga penutupan tahun.

Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja menyampaikan bahwa pihak manajemen bakal menumpukan tumpuan pertumbuhan pada lini Business Solutions and Consulting di paruh kedua tahun ini, usai laju bisnis semester I 2026 didominasi oleh porsi sektor distribusi.

"Perusahaan yang tadinya banyaknya wait and see, sekarang mau tidak mau investasi IT harus direalisasikan juga. Mereka perlu investasi untuk data dan AI, untuk cybersecurity," ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Ia menilai, jika sebelumnya deretan pelaku bisnis korporasi cenderung mengambil posisi menanti (wait and see), saat ini kebutuhan penetrasi teknologi menjadi hal yang makin mendesak untuk dieksekusi, utamanya pada ranah pengelolaan data, AI, keamanan siber, dan infrastruktur IT.

Susanto menggarisbawahi bahwa pada paruh kedua tahun ini, jajaran korporasi pada akhirnya harus mengeksekusi anggaran belanja IT yang telah dirancang. Sikap menunda pengadaan teknologi justru berpotensi memicu timbulnya risiko bisnis yang lebih besar, terlebih di tengah maraknya potensi ancaman siber.

Memasuki separuh kedua 2026, MTDL memfokuskan haluan strategi untuk menyerap potensi anggaran belanja IT dari ranah korporasi, utamanya proyek-proyek yang berkaitan dengan adopsi AI, pengolahan data, solusi cybersecurity, serta integrasi teknologi lainnya.

Pihak perseroan berkomitmen mengakselerasi proses negosiasi hingga tahap realisasi kontrak agar porsi kontribusi dari divisi solusi dan konsultasi terus meningkat, disusul kepastian alur pengiriman serta implementasi proyek yang tepat jadwal.

"Semester II/2026, kami berupaya untuk menyasar belanja korporasi untuk IT termasuk spending AI dan security dan lain-lainnya, supaya kami bisa close the deal," tuturnya.

Melalui eksekusi strategi tersebut, MTDL yakin sanggup menjaga konsistensi laju bisnis hingga akhir 2026 sekaligus mengamankan target pertumbuhan laba bersih dan pendapatan di kisaran 10 persen.

Sementara untuk lini bisnis distribusi, perseroan memegang tingkat kepercayaan diri yang tinggi setelah membukukan lompatan kinerja melebihi 20 persen sepanjang semester I 2026.

Merujuk pada publikasi laporan keuangan semester I 2026, MTDL mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year), yang disokong utama oleh performa pemasaran produk-produk teknologi.

Pertumbuhan tersebut disumbang oleh dua pilar bisnis utama perseroan, yakni divisi Distribution serta Business Solutions and Consulting. Lini distribusi mencatatkan lonjakan di atas 20 persen, sedangkan unit Business Solutions and Consulting menguat sekitar 3 persen.

Pada sektor distribusi, MTDL memasarkan aneka kategori produk yang mencakup PC, laptop, smartphone, peranti telekomunikasi, hingga komoditas commercial product, dengan porsi penyumbang pertumbuhan terbesar berasal dari unit PC, laptop, dan smartphone.

Laju bisnis distribusi tersebut tak cuma didorong oleh lonjakan volume unit yang terjual, melainkan juga dipicu oleh penyesuaian harga jual produk teknologi yang berimbas positif pada nilai transaksi.

Pada lini smartphone, pertumbuhan turut ditopang oleh pergeseran tren perilaku konsumen yang kian mengutamakan prinsip efisiensi harga (value for money), dengan kecenderungan memilih perangkat berharga ramah kantong namun berbekal spesifikasi serta fitur yang optimal.

Meskipun capaian distribusi sanggup tumbuh melampaui 20 persen pada semester I 2026, ia memprediksi ritme pertumbuhan sektor tersebut pada semester II 2026 bakal bergerak lebih landai, dan digantikan oleh potensi ekspansi yang lebih masif dari lini Business Solutions and Consulting.

Terkini