Polri Bangun dan Revitalisasi 874 Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menyampaikan laporan terkait pencapaian pembangunan serta revitalisasi ratusan sarana infrastruktur penyeberangan kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Kepolisian Republik Indonesia mendata sebanyak 874 unit Jembatan Merah Putih Presisi telah berhasil dirampungkan pembangunannya secara gotong royong dan mandiri guna menunjang kelancaran konektivitas serta aksesibilitas bagi masyarakat di berbagai daerah.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya, dengan rincian 874 unit telah selesai," ujar Sigit dalam agenda Peresmian 3.395 Jembatan TNI - Polri dan 3.000 SUmber Air Bersih TNI AD, Kamis (13/8/2026).

Sigit memaparkan bahwa keseluruhan panjang dari Jembatan Merah Putih yang sudah rampung dikerjakan itu mencapai 19,2 kilometer serta tersebar merata di dalam wilayah teritorial pengamanan 30 Kepolisian Daerah (Polda).

Kehadiran infrastruktur jembatan perintis tersebut dianggap sangat vital lantaran sukses menyambungkan sebanyak 1.314 desa dan mendatangkan dampak positif secara langsung bagi kesejahteraan 2 juta jiwa penduduk.

Deretan warga yang merasakan manfaat dari keberadaan jembatan ini meliputi para pelajar sekolah, petani, pedagang pasar, hingga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di pelosok negeri.

"874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang," ungkap Sigit.

Secara lebih terperinci, wilayah hukum Polda Banten tercatat keluar sebagai penyumbang porsi terbanyak dengan realisasi pembangunan mencapai 145 unit jembatan berukuran panjang 3 kilometer yang sukses menghubungkan 203 desa.

Akselerasi pembangunan infrastruktur yang masif tersebut kemudian diikuti oleh Polda Jawa Barat dengan jumlah 137 jembatan, Polda Riau sebanyak 110 jembatan, Polda Jawa Tengah sejumlah 86 jembatan, serta jajaran Polda Sumatra Selatan sebanyak 81 jembatan.

Di samping program pembangunan reguler tersebut, pihak kepolisian turut mengambil langkah cepat dalam penanganan wilayah pascabencana di Pulau Sumatra melalui pendirian 39 unit jembatan darurat demi memulihkan kembali arus mobilitas warga serta rantai pasok distribusi logistik di daerah terdampak.

Terkini