Kemdiktisaintek dan Telkom Buka Peluang Kolaborasi Riset Digital AI

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:32:31 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak PT Telkom untuk memperkuat kemitraan antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan riset serta inovasi di bidang kecerdasan artifisial (AI), komputasi, dan keamanan digital.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa perguruan tinggi memiliki kemampuan riset yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan teknologi strategis, termasuk AI, komputasi, hingga teknologi pendukung semikonduktor.

"Berbagai riset di perguruan tinggi, sebenarnya sejalan dengan kebutuhan, termasuk Telkom tentunya. Kami ada riset mengenai AI dan semikonduktor. Jadi, kami sangat senang kalau nantinya risetnya bisa sejalan," kata Brian.

Mendiktisaintek menggarisbawahi pentingnya menyatukan keahlian akademisi di perguruan tinggi dengan kebutuhan riil di sektor industri.

Menurut dia, salah satu tantangan yang perlu diselesaikan bersama adalah bagaimana agar riset tidak berhenti di tengah jalan, melainkan terus berkembang hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai komersial.

"Memang kami sering risetnya itu mungkin tidak berlanjut sampai kepada kebutuhan yang punya nilai komersial, namun policy recommendation," ujar dia.

Brian berharap penguatan sinergi antara kampus dan industri dapat membuka ruang bagi riset yang lebih tepat guna sesuai kebutuhan teknologi strategis, sekaligus memperluas pemanfaatan hasil inovasi tersebut.

Sebelumnya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto telah menerima audiensi dari jajaran PT Telkom pada Selasa (11/8) untuk membahas hilirisasi serta komersialisasi hasil riset.

Selain itu, diskusi juga mencakup dukungan PT Telkom terhadap Sekolah Garuda di empat titik lokasi, di mana Telkom menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

Terkini