Jembatan Garuda Buleleng Karya TNI Permudah Akses Dua Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35:02 WIB
Jembatan gantung yang dibangun TNI [FOTO: NET].

JAKARTA - Keberadaan Jembatan Garuda yang terletak di wilayah Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, kini resmi membuka akses penghubung yang selama ini sangat dinanti-nantikan oleh warga masyarakat Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit. 

Fasilitas jembatan gantung sepanjang 60 meter yang membentang di atas aliran sungai tersebut saat ini sudah dapat dimanfaatkan secara bebas oleh masyarakat umum. Salah satu kelompok pihak yang paling merasakan dampak positifnya secara langsung adalah anak-anak pelajar sekolah yang kesehariannya rutin melintasi kawasan tersebut.

Titik lokasi Jembatan Garuda ini sendiri berdiri di Banjar Dinas Bukit Sakti, Desa Lokapaksa, serta berfungsi menyambungkan wilayah tersebut langsung menuju kawasan Desa Ringdikit. Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, menuturkan bahwa jalur penyeberangan tersebut menjadi salah satu akses utama yang dimanfaatkan oleh para siswa-siswi dalam perjalanan menuju ke lingkungan sekolah.

"Jembatan Garuda di Banjar Dinas Bukit Sakti ini menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit. Salah satu pengguna akses jembatan ini adalah siswa-siswi SD Negeri 5 Ringdikit," kata Piek, Kamis (13/8/2026).

Sebelum fasilitas jembatan ini rampung dibangun, minimnya sarana prasarana akses penyeberangan sempat menjadi kendala utama yang menghambat kelancaran mobilitas harian warga di sekitar kawasan tersebut. Melalui kehadiran jembatan ini, masyarakat setempat kini mempunyai rute penyeberangan alternatif yang jauh lebih aman serta praktis untuk mendukung berbagai aktivitas perekonomian sehari-hari.

Bagi kalangan pelajar, berdirinya jembatan baru ini juga membuat mobilitas perjalanan berangkat dan pulang sekolah menjadi jauh lebih lancar karena mereka tidak lagi harus bergantung pada sarana penyeberangan lama yang serba terbatas kondisinya.

Piek mengimbau agar infrastruktur jembatan tersebut dapat dijaga dan dirawat secara gotong royong oleh seluruh elemen masyarakat supaya kebermanfaatannya bisa terus dinikmati dalam kurun waktu yang panjang.

"Jembatan ini agar dirawat secara bersama-sama dan jika ada kerusakan agar segera dilaporkan untuk segera diperbaiki," ujarnya.

Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari realisasi program Jembatan Merah Putih yang dikerjakan secara langsung oleh jajaran TNI AD melalui Kodam IX/Udayana. Proyek pembangunan infrastruktur tersebut memang difokuskan untuk membuka keterisolasiab akses masyarakat di berbagai wilayah yang selama ini memiliki kendala keterbatasan prasarana penyeberangan.

Piek turut mengajak seluruh warga masyarakat serta para pemangku kepentingan terkait untuk terus bersama-sama memelihara situasi keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar, sehingga fasilitas umum yang telah tersedia ini dapat dioptimalkan penggunaannya dengan baik.

"Kami jaga kondusifitas wilayah dengan bekerjasama terhadap seluruh pihak untuk menjaga keamanan wilayah Kabupaten Buleleng dan Bali pada umumnya," pungkasnya.

Terkini