Pijakan Riset EV PT Len Gunakan Rekayasa Trail Listrik Sprint

Kamis, 13 Agustus 2026 | 06:34:32 WIB
Motor trail listrik Sprint garapan PT LEN.

JAKARTA - BUMN bidang elektronik pertahanan, PT Len Industri, menjadikan pengembangan teknis motor trail listrik Sprint sebagai fondasi riset demi memperkuat keandalan integrasi sistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di tanah air agar lebih aman, presisi, serta saling terhubung.

Pengalaman dalam menyatukan sistem daya, kendali, hingga pengamanan pada motor listrik buatan dalam negeri tersebut dimanfaatkan sebagai pijakan untuk memverifikasi data antar-subsistem. Hal ini mencakup komponen baterai, pengatur daya, sampai sarana pengisian ulang demi mencegah potensi timbulnya gangguan teknis akibat bentrok standar teknologi.

Direktur Utama PT Len Industri Joga Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kunci utama dalam membangun ekosistem EV yang tangguh terletak pada keharmonisan integrasi antar-bagian, bukan hanya bertumpu pada keunggulan individual dari masing-masing komponen.

"Kekuatan ekosistem kendaraan listrik tidak ditentukan oleh satu komponen terbaik, melainkan oleh seberapa baik seluruh sistem bekerja sebagai satu kesatuan. Di sinilah integrasi teknis menjadi penentu memastikan setiap subsistem terverifikasi, saling kompatibel dan dapat diandalkan sebelum sampai ke pengguna," ujar Joga.

Menilik sisi performa teknisnya, unit trail listrik Sprint mengusung penggerak listrik berdaya 3.000 Watt. Motor ini sanggup melaju hingga kecepatan puncak 80 km/jam, menempuh jarak sejauh 60 kilometer, serta memiliki ketahanan beban sampai 190 kg.

Satu unit kendaraan ramah lingkungan ini turut dibekali sistem peredam kejut depan tipe teleskopik, pengereman cakram ganda, dan dirancang khusus agar memiliki tingkat kebisingan minim sekaligus hemat dalam pemeliharaan rutin.

Pihak Len menegaskan fokus utamanya berada pada penyelarasan antarmuka (interface), pengujian validitas data antar-mitra, serta pemetaan kelemahan teknis. Langkah ini dilakukan tanpa mengintervensi otoritas dari pabrikan kendaraan, badan penentu standar, maupun penjamin performa komersial.

Dalam hal ini, seluruh mitra kerja tetap memegang tanggung jawab penuh atas detail spesifikasi, kapasitas produksi, hingga keabsahan data pada sektor operasional mereka masing-masing.

Melalui skema konsolidasi kesiapan serta pembuktian berbasis verifikasi data ini, pihak PT Len optimistis mampu mengakselerasi hadirnya ekosistem kendaraan listrik nasional yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.

Terkini