Perluas Pasar, Pollux Hotels (POLI) Bermitra dengan Marriott

Jumat, 14 Agustus 2026 | 00:56:02 WIB
Ilustrasi Kamar hotel [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pollux Hotels Group Tbk. (POLI) mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekspansi lini bisnis perhotelannya melalui jalinan kerja sama kemitraan bersama jaringan global Marriott International.

Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group Tbk., Handojo K. Setyadi, menyampaikan bahwa kolaborasi bisnis ini ditargetkan mulai beroperasi pada penghujung tahun 2026, dengan menitikberatkan fokus pada upaya memperluas penetrasi pasar perhotelan sekaligus mendongkrak daya saing Pollux di kancah nasional.

"Direncanakan kerja sama ini mulai berjalan pada akhir 2026 dan akan mencakup beberapa lokasi pengembangan," ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa aliansi strategis tersebut akan memadukan secara optimal keunggulan pemahaman Pollux terhadap karakteristik pasar domestik dengan luasnya jaringan serta standar pelayanan berstandar internasional yang dimiliki oleh Marriott International.

“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai. Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” imbuhnya.

Handojo menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari cetak biru strategi korporasi Pollux guna memperbesar porsi pangsa pasar, dengan tidak hanya menyasar kalangan wisatawan domestik saja, melainkan juga membidik segmen pelancong internasional.

Sementara itu, Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International, Ivan Widarmana, mengungkapkan bahwa Indonesia memegang posisi yang sangat krusial dalam peta jalan strategi ekspansi bisnis Marriott. 

Ke depannya, arah ekspansi Marriott tidak lagi hanya berpusat di kota-kota besar utama saja, melainkan mulai melirik potensi pertumbuhan di kota-kota lapis kedua dan ketiga yang dinilai mempunyai prospek permintaan layanan perhotelan yang menjanjikan.

Ivan menyebutkan bahwa portofolio jaringan properti Marriott di Indonesia telah bertumbuh pesat dan saat ini telah berhasil menaungi sebanyak 88 hotel.

“Kami sudah 88 hotel saat ini dan seiring berkembangnya, kami melihat opportunity di Indonesia,” ujar Ivan.

Menurut pandangannya, perluasan jaringan akomodasi ke berbagai daerah ini dilakukan guna menangkap peluang pertumbuhan pasar yang ada, sekaligus mendekatkan ekosistem layanan Marriott kepada para konsumen yang berada di luar pusat-pusat konsentrasi ekonomi utama.

Potensi ekspansi ini kian diperkuat oleh keberadaan program loyalitas pelanggan Marriott Bonvoy yang tercatat telah memiliki basis anggota sekitar 300 juta orang secara global, dengan jumlah anggota aktif di Indonesia mencapai sekitar 2,5 juta orang.

Ivan menilai bahwa semakin masif dan luasnya sebaran jaringan hotel Marriott di tanah air, maka akan semakin besar pula nilai manfaat dari ekosistem loyalitas tersebut bagi para konsumen setia mereka.

“Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyaltynya. Nah, ini yang membuat kami semakin tertarik untuk berkembang di Indonesia,” katanya.

Terkini