JAKARTA - PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) memperkuat strategi akselerasi penjualan unit alat berat dengan memperluas lini portofolio produk berbasis tenaga listrik.
Direktur Utama Kobexindo Group Andry B Limawan menyampaikan bahwa peluncuran seri Shantui Wheel Loader Electric LE60-X5 diharapkan menjadi penopang laju penjualan hingga akhir 2026.
Ekspansi produk ini dirancang untuk menjawab tingginya kebutuhan sektor industri akan ketersediaan alat berat yang menawarkan efisiensi biaya operasional secara optimal.
“Masuknya produk baru ini kami harapkan dapat memperkuat momentum pertumbuhan penjualan hingga akhir tahun sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di pasar domestik,” ujar Andry dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).
Andry mengungkapkan bahwa permintaan unit listrik ini cukup tinggi dengan pengiriman utama menyasar kawasan Sumatra.
Penggunaan daya listrik menjadi nilai tambah yang strategis karena mampu memangkas pengeluaran energi jika dibandingkan dengan penggunaan bahan bakar fosil yang kerap berfluktuasi.
Inovasi teranyar ini mempertegas langkah KOBX dalam mengembangkan alat berat berelektrifikasi, setelah sebelumnya sukses memasarkan forklift listrik Jungheinrich serta hybrid dump truck Tonly.
"Untuk merespons kebutuhan pasar terhadap alat berat berkualitas tinggi dengan biaya operasional yang lebih efisien serta mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan, Kobexindo kembali memperkenalkan alat berat bertenaga listrik,” imbuhnya.
Guna mendukung penetrasi pasar, perseroan mengandalkan jaringan purna jual yang diperkuat oleh 16 kantor cabang untuk menjamin ketersediaan suku cadang serta layanan perbaikan.
Sepanjang kuartal II 2026, KOBX membukukan kenaikan pendapatan sebesar 13,2 persen secara tahunan hingga mencapai Rp1,02 triliun, yang didorong oleh lonjakan penjualan alat berat sebesar 47 persen.
Pencapaian ini membuktikan bahwa strategi diversifikasi produk, merek, serta masuknya produk bersaing asal China berhasil memperluas jangkauan pasar perseroan.