Kemenpar Berupaya Tingkatkan Kunjungan Wisman Australia ke Indonesia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:32:32 WIB
Ilustrasi - Wisatawan menikmati panorama di Bukit Silvia, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pariwisata saat ini tengah menggenjot upaya untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia ke Indonesia, sekaligus memperluas sebaran arus perjalanan mereka agar menjangkau berbagai destinasi unggulan lainnya melalui gelaran kampanye bertajuk “Go Beyond Ordinary” yang diselenggarakan di Sydney serta Melbourne.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam dan berkualitas sehingga wisatawan Australia mengeksplorasi lebih banyak destinasi di Indonesia, tidak hanya Bali dan Jakarta," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Made memaparkan bahwa negara Australia selama ini memegang peranan sebagai salah satu pilar pasar utama bagi sektor pariwisata nasional. Posisi strategis Australia tersebut sangat ditopang oleh faktor kedekatan secara geografis, ketersediaan jaringan konektivitas penerbangan yang memadai, serta eratnya hubungan bilateral antara kedua negara.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Australia tercatat sebagai kontributor penyumbang wisman terbesar kedua bagi Indonesia pada sepanjang tahun 2025 dengan total raihan mencapai 1.754.791 kunjungan. 

Tren positif tersebut terus berlanjut hingga periode Juni 2026, di mana jumlah kunjungan wisman asal Australia telah menembus angka 864.750 kunjungan atau mengalami pertumbuhan sebesar 6,29 persen apabila dikomparasikan dengan kurun waktu yang serupa di tahun sebelumnya.

Merujuk pada pencapaian tersebut, Kementerian Pariwisata mematok target ambisius agar kunjungan wisatawan mancanegara asal negeri Kanguru itu dapat menyentuh angka 2,23 juta kunjungan pada tahun ini.

Guna menjaga konsistensi tren pertumbuhan kunjungan tersebut, pelaksanaan kampanye “Go Beyond Ordinary” diwujudkan melalui serangkaian agenda misi penjualan yang dihelat di Rydges World Square, Sydney, pada tanggal 5 Agustus 2026, yang kemudian dilanjutkan keesokan harinya di Oaks Melbourne on Market Hotel, Melbourne, pada tanggal 6 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan ini mempertemukan secara langsung para pelaku industri pariwisata asal Indonesia dengan para pemangku kepentingan di industri perjalanan Australia guna merumuskan perluasan ragam paket wisata serta membuka peluang transaksi bisnis menuju berbagai destinasi menarik di tanah air.

Acara promosi ini secara khusus menawarkan pengalaman berwisata yang berkualitas tinggi, mencakup ragam wisata alam, kebudayaan, wisata bahari, gastronomi, hingga sektor kebugaran. Melalui penawaran tersebut, para wisatawan diharapkan tertarik untuk memperluas jangkauan perjalanan mereka ke lebih banyak wilayah destinasi penting guna melipatgandakan dampak ekonomi pariwisata bagi daerah.

Berbagai ikhtiar ini diharapkan tidak sekadar mendongkrak angka kuantitas kunjungan semata, melainkan mampu memperpanjang durasi masa tinggal (length of stay), meningkatkan nilai rata-rata belanja wisatawan, serta memperkokoh tingkat daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.

Dalam perhelatan misi penjualan tersebut, pihak Kemenpar turut menggandeng berbagai instansi terkait, mulai dari asosiasi pariwisata, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney maupun Melbourne, maskapai Garuda Indonesia perwakilan Sydney dan Melbourne, hingga pihak otoritas Bandara Melbourne. Sinergi lintas sektor ini diarahkan untuk mempertemukan pelaku pariwisata tanah air dengan para mitra potensial di Australia secara optimal.

“Dari hasil pertemuan tersebut, Wonderful Indonesia Misi Penjualan pasar Australia di Sydney dan Melbourne berhasil membukukan potensi 3.050 wisatawan dengan potensi devisa sebesar 4,4 juta dolar atau setara sekitar Rp78 miliar,” kata Made.

Terkini