Maruarar Sirait Pakai Baju Adat Lampung Saat Pimpin Upacara HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:52:32 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengenakan busana pakaian adat tradisional asal Lampung manakala bertindak memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Kementerian PKP di Jakarta, pada hari Senin.

"Pakaian adat dari Lampung. Nanti kami habis ini menghadiri upacara HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta bersama bapak Presiden Prabowo. Jadi bagus karena kami mengingat jasa pahlawan kami dan kami berdoa untuk bisa semangat, sehat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kami untuk negara dan rakyat kami," ujar Maruarar atau yang akrab disapa Ara di Jakarta, Senin  (17/8/2026).

Dirinya mengungkapkan rasa bangga lantaran jajaran internal Kementerian PKP menunjukkan peningkatan semangat serta kekompakan yang semakin solid dalam menjalankan berbagai tugas di sektor perumahan yang kian bertambah, demi membantu sekaligus melayani rakyat Indonesia agar dapat memiliki hunian yang layak.

"Dulu tidak ada KUR perumahan, sekarang plafon untuk KUR perumahannya Rp50 triliun. Kemudian, dulu kuota rumah subsidi 220.000 unit, sekarang 350.000 unit. Dan juga banyak pekerjaan-pekerjaan yang merupakan kepercayaan dari Presiden dan DPR yang tentu kami harus kerjakan dengan baik," katanya.

Berbagai peningkatan capaian tersebut, lanjutnya, harus direspons secara nyata dengan semangat kerja tinggi, integritas, serta standar kualitas yang optimal guna menyiapkan hunian terjangkau serta berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

"Baik membangun baru maupun renovasi. Baik yang untuk korban-korban bencana ya maupun yang bukan untuk bencana," ujarnya.

Ara mengemban peran penting sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan Kementerian PKP, Jakarta, pada hari Senin ini.

Agenda upacara tersebut turut dihadiri oleh para pejabat eselon di jajaran Kementerian PKP yang juga tampak serasi mengenakan busana pakaian tradisional dari berbagai daerah nusantara.

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan pada hari Senin ini melalui agenda Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di sesi pagi hari, serta dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada saat sore hari.

Pihak pemerintah sebelumnya telah menyediakan kuota undangan sekitar 5.500 kursi bagi masyarakat umum melalui jalur pendaftaran resmi yang dibuka pada rentang tanggal 5 sampai 9 Agustus 2026.

Tercatat ada lebih dari 336 ribu orang yang ikut serta mendaftarkan diri, di mana angka tersebut jauh melampaui kapasitas kuota undangan yang tersedia.

Pemerintah kemudian mengambil kebijakan untuk menambah alokasi kuota sebanyak 3.400 undangan tambahan bagi masyarakat yang dibagi secara proporsional untuk pelaksanaan upacara sesi pagi dan sore hari.

Terkini