Kepala BNN Ingatkan Mahasiswa Jauhi Penyalahgunaan Narkotika

Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:43:32 WIB
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia secara tegas menyatakan bahwa setiap kalangan mahasiswa dituntut untuk memiliki ketahanan diri yang kuat, integritas tinggi, serta komitmen penuh agar tidak terseret ke dalam lingkaran penyalahgunaan maupun jaringan peredaran gelap narkotika.

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa lingkungan institusi perguruan tinggi kerap kali menjadi target sasaran empuk bagi sindikat jaringan peredaran gelap narkotika, mengingat kawasan tersebut dihuni oleh generasi muda yang memiliki potensi sangat besar sebagai calon penerus masa depan bangsa.

"Mahasiswa adalah aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan Indonesia Emas berada di tangan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba,” ujar Komjen Pol. Suyudi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Sejalan dengan hal tersebut, ia turut menekankan komitmen kuat pihak BNN untuk terus memperluas dan memperkuat kerja sama kolaboratif bersama berbagai institusi pendidikan tinggi melalui implementasi program Kampus Bersinar (Bersih Narkoba).

Jalinan sinergi strategis tersebut sangat diharapkan mampu mewujudkan terciptanya suatu iklim lingkungan akademik yang aman, sehat, serta steril dari segala bentuk ancaman penyalahgunaan maupun praktik peredaran gelap barang haram narkotika.

Salah satu bentuk nyata dari sinergi yang telah direalisasikan oleh BNN yakni menggandeng pihak Universitas Indonesia (UI), melalui penyelenggaraan agenda kuliah umum dari BNN RI mengenai topik Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diikuti oleh sekitar 5.000 orang mahasiswa baru.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UI Tahun 2026 yang bertempat di Gedung Balairung UI, Depok, Jawa Barat, pada hari Selasa (4/8) yang lalu.

Agenda kuliah umum ini dihadirkan sebagai bentuk langkah proaktif BNN dalam membangun kesadaran kritis sekaligus memperkuat imunitas serta ketahanan mental generasi muda terhadap ancaman bahaya narkotika sejak pertama kali mereka memasuki gerbang dunia perkuliahan.

Melalui pemberian pembekalan materi tersebut, para mahasiswa baru diharapkan agar mampu mengenali serta memahami dengan baik berbagai macam modus operandi peredaran gelap narkotika, sekaligus memiliki keberanian moral untuk menolak segala bentuk penawaran penyalahgunaannya.

Pada kesempatan yang sama, Suyudi secara khusus mendorong para mahasiswa UI agar dapat mengoptimalkan perannya sebagai agent of change atau agen perubahan. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan dengan menjaga keselamatan diri sendiri maupun lingkungan kampus saja, melainkan juga bertindak sebagai agen edukasi yang aktif mengajak masyarakat luas untuk menjauhi narkotika.

Menurut pandangannya, tingkat partisipasi serta keterlibatan aktif dari para mahasiswa memegang peranan yang sangat krusial dalam upaya memperkuat gerakan masif pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah kehidupan bermasyarakat.

Acara kuliah umum tersebut berlangsung dengan tertib serta interaktif, ditandai oleh tingginya tingkat antusiasme ribuan mahasiswa baru yang memadati seluruh area Balairung UI.

Melalui pembekalan edukatif ini, para mahasiswa UI diharapkan mampu menjalani seluruh rangkaian masa studi akademiknya secara produktif, menorehkan prestasi gemilang, serta bertransformasi menjadi generasi bangsa yang berintegritas tinggi dan siap berperan aktif mewujudkan Indonesia bersih dari narkotika.

Terkini