Harga Saham JARR PGUN dan FAST Melesat di Tengah Variasi Kinerja

Selasa, 18 Agustus 2026 | 03:34:02 WIB
Ilustrasi Saham.

JAKARTA - Saham emiten yang terafiliasi dengan sosok pengusaha asal Kalimantan Selatan, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, melaju kencang pada hari ini di tengah dinamika kinerja keuangan pada semester I/2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2026), saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) memimpin penguatan dengan melonjak 24,88% ke level Rp2.510 per saham.

Kenaikan tersebut disusul oleh emiten penyedia jasa logistik batu bara PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang melesat 22,91% menuju posisi Rp1.690 per saham.

Selanjutnya, saham emiten perkebunan kelapa sawit PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) juga menguat 19,93% ke level Rp9.175 per saham, sementara pengelola jaringan gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) naik 8,79% ke Rp520.

Meskipun harga saham jajaran emiten grup tersebut kompak menguat signifikan, catatan kinerja keuangan terbaru pada semester I/2026 menunjukkan performa yang beragam.

Berdasarkan publikasi riset BRI Danareksa Sekuritas, JARR membukukan laba bersih senilai Rp159 miliar pada semester I/2026. Realisasi ini terkoreksi sebesar 1,2% secara tahunan (year on year/YoY) dari posisi Rp161 miliar.

Penurunan laba bersih lebih dalam dialami PGUN. Perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp44 miliar pada paruh pertama 2026, atau merosot 47,0% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp83 miliar.

Kondisi serupa terjadi pada TEBE yang membukukan penurunan laba bersih sebesar 26,2% secara tahunan menjadi Rp20 miliar pada semester I/2026, dari sebelumnya Rp27,1 miliar pada semester I/2025.

Sementara itu, FAST menunjukkan perbaikan performa dengan berhasil memangkas kerugian secara signifikan.

Pengelola jaringan KFC tersebut mencatatkan rugi bersih sebesar Rp57 miliar pada semester I/2026. Angka tersebut menyempit 59,0% YoY dibandingkan dengan periode semester I/2025 yang membukukan rugi bersih sebesar Rp139 miliar.

Terkini