Kinerja Pendapatan HERO Terangkat tetapi Laba Terkoreksi di 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 04:10:31 WIB
Ikea.

JAKARTA - Perusahaan pengelola jaringan ritel Guardian serta IKEA, PT DFI Retail Nusantara Tbk. (HERO) membukukan kenaikan pendapatan sepanjang semester I/2026, tetapi capaian tersebut belum memicu lonjakan pada laba bersih perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, perolehan pendapatan bersih HERO terangkat 15,32% menjadi Rp2,71 triliun pada semester I/2026 dari angka Rp2,35 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kendati demikian, raihan laba tahun berjalan perseroan justru menyusut 16,60% menjadi Rp62,69 miliar dari posisi sebelumnya sebesar Rp75,17 miliar.

Head of Corporate Communications and Affairs HERO Diky Risbianto mengungkapkan bahwa koreksi laba pada paruh pertama 2026 ini bukan berarti menggambarkan perubahan pada performa operasional perusahaan secara menyeluruh.

Menurut Diky, penurunan angka laba lebih dipengaruhi oleh dinamika beban operasional, beban keuangan, serta adanya pemasukan non-operasional (non-recurring) pada periode sebelumnya.

“Dari sisi operasional, kami melihat perkembangan yang tetap positif, terutama pada bisnis Guardian,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (18/8/2026).

Menatap semester II/2026, HERO bakal menumpukan strategi pada pemacu angka penjualan sekaligus mengoptimalkan kualitas profitabilitas bisnis.

Lini Guardian menjadi andalan utama lewat pemekaran jaringan gerai, penguatan portofolio kategori health, beauty and wellness, peningkatkan keterikatan konsumen, serta pematangan strategi omnichannel.

Sampai pertengahan 2026, total toko yang beroperasi di bawah naungan DFI Nusantara telah menembus lebih dari 377 gerai, di mana Guardian mendominasi dengan jumlah melebihi 370 gerai.

Tak sekadar menambah jaringan toko, Guardian turut memperluas jangkauan produk dan layanan yang menyasar kebutuhan spesifik para konsumen.

Langkah ini direalisasikan melalui sosialisasi MTick®, sebuah simbol sekaligus sertifikasi skala internasional yang membantu pembeli mengidentifikasi produk yang sesuai untuk perempuan dalam fase menopause.

Sertifikasi MTick® tersebut kini sudah dapat dijumpai di lebih dari 50 gerai Guardian di Tanah Air, dengan penataan produk pada area khusus di gerai terkait.

Head of Marketing Guardian Indonesia Malvin Tarigan menyampaikan bahwa program tersebut dirancang guna mempermudah akses informasi dan mendampingi konsumen menemukan produk yang tepat pada masa menopause.

Dari ranah bisnis, fokus Guardian konsisten pada perluasan keterjangkauan pembeli, penguatan sektor kesehatan, kecantikan, dan wellness, serta peningkatan loyalitas konsumen.

Agenda ekspansi akan dieksekusi secara cermat dengan mengalkulasi potensi titik lokasi serta dinamika kebutuhan pasar.

Di sisi lain, IKEA Indonesia difokuskan untuk mendongkrak efisiensi toko, memantapkan pengalaman belanja pelanggan, memperbesar porsi produksi lokal, menggembleng akses digital, serta menekan beban operasional.

Kendati belum merilis target spesifik berupa angka untuk proyeksi pendapatan maupun laba hingga akhir 2026, manajemen DFI Nusantara tetap yakin terhadap prospek bisnis mendatang.

Perseroan menilai peluang pertumbuhan bisnis masih terbuka lebar, disokong oleh performa Guardian yang solid serta beragam program perbaikan profitabilitas pada bisnis IKEA.

Walau begitu, pihaknya menggarisbawahi bahwa rencana ekspansi tetap dieksekusi secara terukur dengan mengedepankan efisiensi biaya dan efektivitas operasional.

"Fokus kami adalah menjaga pertumbuhan penjualan sekaligus memastikan pertumbuhan tersebut dapat dikonversi menjadi profitabilitas yang berkelanjutan melalui disiplin biaya dan peningkatan produktivitas operasional," terangnya.

Terkini