Mengenal Calon Lawan Persib Bandung jika Lolos Fase Grup ACL 2

Selasa, 18 Agustus 2026 | 04:20:02 WIB
Ilustrasi Pemain Persib Bandung [FOTO: NET].

JAKARTA - Persib Bandung berpeluang menghuni grup neraka dalam ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027 merujuk pada hasil undian (drawing) yang rampung dilaksanakan. 

Pengundian yang dihelat di AFC House, Kuala Lumpur, pada Selasa (18/8/2026) pukul 13.00 WIB tersebut memecah 31 kesebelasan beserta satu kontestan tambahan dari jalur playoff ke dalam delapan grup.

 Masing-masing grup diisi oleh empat tim yang terdistribusi ke dalam dua zona, yakni wilayah Barat (Grup A-D) dan Timur (Grup E-H). Persib Bandung tercatat sebagai salah satu tim yang belum menyegel tempat di fase grup. Maung Bandung diwajibkan menuntaskan laga playoff kontra wakil Filipina, Manila Digger, terlebih dahulu.

Bentrok antara Persib melawan Manila Digger diagendakan bergulir pada Senin (31/8/2026) bertempat di Stadion GBLA. Pihak yang keluar sebagai pemenang bakal langsung mengantongi tiket menuju fase grup ACL 2 2026-2027. Sekalipun sukses membungkam Manila Digger, tantangan berat langsung menanti di babak fase grup lantaran Maung Bandung telah ditunggu oleh tiga kesebelasan tangguh. Siapa saja?

FC Seoul

FC Seoul diposisikan sebagai kesebelasan paling perkasa di Grup E apabila menilik rekam jejak serta jam terbang bertanding di panggung antarklub Asia. Pengoleksi enam trofi Liga Korea Selatan tersebut tercatat sudah 11 kali mentas di kompetisi Asia, baik melalui ajang Liga Champions Asia maupun ACL Two. Alhasil, skuad yang mengusung julukan Dark Red Warriors ini pernah dua kali menduduki posisi runner-up Liga Champions.

Sepanjang musim kemarin, FC Seoul berlaga di pentas ACL Elite dan sukses menembus babak 16 besar sebelum akhirnya dihentikan oleh Vissel Kobe. Performa FC Seoul tergolong mengalami penurunan musim lalu lantaran hanya mampu nangkring di tangga keenam klasemen akhir. Akibatnya, mereka hanya memperoleh jatah tampil di ajang ACL 2.

Melbourne Victory

Selepas FC Seoul, Melbourne Victory muncul sebagai tim unggulan kedua sekaligus rival berat bagi Persib di Grup A. Melbourne Victory pun terbilang cukup berpengalaman meramaikan kompetisi antarklub Asia dengan total delapan musim keikutsertaan. Prestasi mereka memang tidak segemilang FC Seoul, di mana mereka baru mencatatkan dua kali kelolosan ke babak 16 besar.

Bahkan, dalam rentang enam musim pamungkas, Melbourne Victory sempat gagal menembus Liga Champions, ACL Elite, maupun ACL 2. Keberhasilan Melbourne Victory menyegel tiket fase grup ACL 2 murni dipicu oleh pencapaian mereka finis di peringkat keempat A-League. Musim ini sekaligus menandai debut perdana bagi tim berjuluk Big V tersebut untuk berlaga di ajang ACL 2.

The Cong-Viettel

The Cong-Viettel bakal bertindak sebagai lawan ketiga bagi Persib seandainya sukses menembus fase grup. The Cong-Viettel berstatus sebagai runner-up V.League 2025-2026 dan keikutsertaan ini bakal menjadi musim kedua mereka sejak terakhir kali tampil pada 2022. Pada musim 2020-2021, The Cong-Viettel sempat ambil bagian di Liga Champions 2021 seusai keluar sebagai kampiun V.League.

Kendati demikian, kesebelasan asal Vietnam tersebut masih keteteran dalam bersaing dan hanya mampu meraup dua kemenangan dari total enam laga. Selepas musim tersebut, performa Viettel justru melorot tajam dan konsisten terlempar dari zona dua besar. Kendati begitu, kans untuk kembali mentas di panggung Asia berhasil mereka rengkuh pada musim lalu.

Meskipun demikian, tentu bukan perkara gampang bagi Viettel untuk meladeni persaingan ketat kontra FC Seoul, Melbourne Victory, hingga potensi bentrok melawan Persib Bandung.

Terkini