Pertamina Tanam 512 Terumbu Karang Jaga Ekosistem Perairan Sulawesi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:52:32 WIB
Ilustrasi terumbu karang. [FOTO: KONTAN/Cheppy A. Muchlis]

JAKARTA — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menegaskan komitmennya dalam merawat ekosistem kelautan di wilayah Sulawesi Utara melalui aksi lingkungan berupa penanaman 512 fragmen terumbu karang.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental, Eko Cahyadi, menyampaikan bahwa sebagai entitas yang bergerak di sektor maritim, perusahaan memiliki keterikatan erat dengan laut sehingga kelestarian ekosistem maritim menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dari keberlanjutan bisnis.

Berdasarkan keterangan Eko di Jakarta, Kamis (20/8/2026), kontribusi terhadap lingkungan perlu berjalan sejajar dengan peran perseroan dalam mempertahankan keandalan industri maritim nasional.

“Sebagai perusahaan yang tumbuh dan beroperasi di sektor maritim, laut bukan hanya menjadi ruang bagi aktivitas bisnis PTK, tetapi juga bagian dari kehidupan yang harus kami jaga bersama. Karena itu, menjaga keandalan layanan maritim perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Eko.

Aksi penanaman karang (coral plantation) ini digelar guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sekaligus hasil sinergi bersama PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Pertamina International Shipping (PIS), serta anak usaha PTK seperti PT Pertamina Port & Logistic (PPL), PT Pertamina Marine Engineering (PME), PT Pertamina Marine Solutions (PMSol), dan PT Trans Yeong Marine (TYM).

Ia menjelaskan, kegiatan transplantasi terumbu karang tersebut melibatkan 26 penyelam dari Pertamina dan 10 penyelam lokal. 

Program ini turut diperkuat lewat kolaborasi bersama lembaga swadaya masyarakat lingkungan SeaSoldier, komunitas lingkungan, warga lokal, hingga pemerintah daerah setempat.

Vice President Legal & Relation PTK, Amran Reza, menambahkan bahwa penanaman terumbu karang merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perseroan. 

Terumbu karang memegang peran krusial sebagai habitat ribuan biota laut, bagian inti siklus rantai makanan satwa laut, sekaligus penjaga keanekaragaman hayati.

Di samping itu, terumbu karang (coral reef) berfungsi membendung abrasi pantai dan berpotensi menopang penghidupan serta perekonomian warga seiring bertambahnya populasi fauna laut.

“Melalui langkah ini, PTK terus memperkuat perannya sebagai perusahaan maritim dengan layanan andal untuk mendukung industri maritim Indonesia, sekaligus merawat laut sebagai bagian dari masa depan Indonesia,” jelas Amran.

Inisiatif penanaman karang ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), utamanya pada aspek konservasi ekosistem lautan, penanganan perubahan iklim, serta penguatan kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan.

Terkini