Teknik Blurred Lips Makin Populer untuk Riasan Bibir Effortless 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:03:32 WIB
Ilustrasi Blurred Lips.

JAKARTA - Tren tata rias belakangan ini tidak selalu berfokus pada riasan yang tegas dan terlihat sempurna. Tampilan yang lebih ringan, lembut, serta tampak tanpa usaha besar justru semakin menarik perhatian, termasuk untuk area bibir.

Salah satu gaya yang tengah menjadi perbincangan hangat adalah blurred lips, yaitu teknik merias bibir dengan gradasi warna tanpa batas yang tegas. Hasil akhirnya membuat rona bibir menyatu secara alami dan memberikan kesan lembut tanpa menghilangkan warna aslinya.

Gaya riasan ini berakar dari tren kecantikan Korea atau K-beauty. Melansir Good Housekeeping, tata rias artis selebriti asal Los Angeles, Kelly Zhang, menyebutkan bahwa tampilan tersebut memberikan kesan yang ringan dan tidak berlebihan.

Blurred lips memiliki kesan yang effortless, lembut, dan natural,” kata Zhang.

Menurut Zhang, teknik tersebut berhasil menciptakan efek lembut pada bibir tanpa membuat keseluruhan riasan tampak terlalu mencolok.

Berbeda dari teknik pemakaian lipstik konvensional yang mempertegas bentuk bibir dengan garis luar yang tajam, blurred lips justru memanfaatkan pinggiran warna yang dibuat kabur. Hal ini membuat warna lipstik tampak membaur dengan kulit di sekitar area mulut.

Analis Beauty Lab Reviews, Chiara Butler, menjelaskan bahwa produk bertekstur ringan seperti mousse yang kerap dipakai untuk efek blurred lips merupakan salah satu formulasi yang sangat populer dalam K-beauty. Walaupun memberikan hasil akhir matte, tekstur tersebut tetap terasa ringan dan menyegarkan saat diusapkan ke bibir.

Direktur Good Housekeeping Beauty Lab, Sabina Wizemann, menambahkan bahwa tampilan ini memberikan hasil akhir yang berbeda dibanding lipstik dengan garis bibir yang kaku.

“Teknik ini memberikan tampilan bibir yang lembut dan terlihat lebih penuh. Dengan begitu, warna bibir tetap terlihat menonjol tanpa kesan tegas seperti penggunaan lip liner,” ujar Wizemann.

Karakteristik tersebut membuat blurred lips terbilang sangat fleksibel. Gaya ini cocok diterapkan pada berbagai bentuk bibir, baik yang tebal maupun tipis, serta fleksibel untuk berbagai rentang usia.

Selain menghadirkan kesan lembut, teknik ini menyimpan keunggulan lain. Zhang mengungkapkan bahwa tepian bibir yang dibuat samar dapat menciptakan ilusi volume bibir yang lebih berisi tanpa bantuan garis tegas.

“Tepian yang lembut menciptakan ilusi bibir yang tampak lebih penuh secara alami tanpa perlu membuat garis bibir yang terlalu tegas,” kata Zhang.

Teknik ini juga dianggap lebih praktis dipraktikkan karena tidak menuntut garis bibir yang presisi. Hasil riasan pun tetap tampak rapi meski tidak dibuat dengan pembatas warna yang kaku.

Guna memperoleh tampilan ini, Zhang menyarankan pemakaian lip liner yang sedikit lebih gelap dibanding warna lipstik. Lip liner dapat disapukan untuk membingkai lekukan Cupid's bow serta memberi sedikit ketegasan pada area tengah bibir atas dan bawah.

Selanjutnya, bagian batas luar bibir disamarkan menggunakan ujung spons untuk memunculkan efek soft-focus. Pemakaian lipstik matte kemudian disapukan sebagai sentuhan penutup.

Popularitas blurred lips tidak lepas dari pergeseran tren tata rias global. Zhang menuturkan, meski berawal dari K-beauty, teknik ini mulai banyak diadopsi oleh para perias profesional untuk penampilan karpet merah maupun sesi foto editorial.

“Menurut saya, tren ini semakin populer sekarang karena orang-orang menginginkan riasan yang terlihat segar dan menonjolkan fitur wajah mereka, bukan riasan yang berat atau terlihat terlalu sempurna,” jelas Zhang.

Lewat tampilan yang lebih halus, blurred lips menjadi alternatif ideal bagi siapa pun yang ingin memberi warna pada bibir tanpa terlihat memakai riasan tebal. Formulasi produknya pun tergolong nyaman untuk dipakai seharian.

Ahli Kimia Senior di Good Housekeeping Beauty Lab, Danusia Wnek, mengutarakan bahwa produk dengan efek ini terasa ringan, nyaman, dan tidak memicu bibir menjadi kering.

Blurred lips menawarkan opsi praktis untuk meraih riasan yang tetap rapi, tetapi lebih lembut dan fleksibel digunakan dalam berbagai momen. Zhang bahkan memprediksi tren ini bakal bertahan lama karena mudah diaplikasikan dan disesuaikan dengan karakter tiap orang.

Terkini