Rolando Romero Siapkan Strategi Menang Lawan Teofimo Lopez di 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17:32 WIB
Juara dunia kelas welter (66,7 kg) World Boxing Association (WBA), Rolando Romero.

JAKARTA - Juara dunia kelas welter (66,7 kg) World Boxing Association (WBA), Rolando Romero, telah mengantongi strategi khusus untuk meredam perlawanan Teofimo Lopez Jr di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada 22 Agustus mendatang.

"Salas (pelatih saya) tahu persis bagaimana melatih saya dan apa yang perlu kami kerjakan untuk meraih kemenangan," kata Rolando Romero dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Romero akhirnya mendapatkan lawan yang bersedia bertarung setelah negosiasi yang sempat gagal dengan Ryan Garcia, Devin Haney, Manny Pacquiao, dan Conor Benn. Kegagalan negosiasi tersebut sempat membuatnya absen bertanding selama 16 bulan.

Petinju berusia 30 tahun itu kini menyatakan siap menyajikan duel sengit melawan sahabat yang telah menjadi rivalnya, Teofimo. Laga sesama petinju asal Amerika Serikat ini juga menjadi ajang pertahanan gelar perdana bagi Romero.

Romero menjanjikan pertarungan bakal berlangsung penuh aksi serta berpotensi menjadi salah satu duel terbaik tahun ini. Ia menilai dirinya bersama Teofimo selalu berhasil menyajikan laga yang menghibur para penonton.

"Kami adalah petarung paling menghibur di dunia dan pastinya promotor diri terbaik di dunia," katanya.

Memiliki rekor 17 kemenangan (13 KO) dan dua kekalahan, Romero menegaskan tidak bakal ada penonton yang merasa bosan menyaksikan duel tersebut.

Ia menjelaskan bahwa gaya bertarungnya dan Teofimo bukanlah tipe yang suka menghindar atau berlari-lari di dalam ring, melainkan mengandalkan agresi tinggi.

Sementara itu, Teofimo merupakan mantan juara kelas ringan dan welter ringan yang berambisi mengamankan gelar di tiga divisi berbeda. Petinju berusia 28 tahun itu mengantongi rekor 22 kemenangan (13 KO) dan dua kekalahan, setelah sebelumnya kalah keputusan bulat dari Shakur Stevenson.

Romero mengakui bahwa ia dan Teofimo memiliki hubungan pertemanan yang dekat hingga saling mengenal keluarga satu sama lain. Kendati demikian, ia memilih mengesampingkan hal tersebut demi fokus mengamankan kemenangan.

"Saya ingin menjadi anggota Hall of Fame, sama seperti Teofimo. Satu-satunya cara untuk mewujudkannya adalah dengan saling melewati satu sama lain," katanya.

Ia merasa sangat percaya diri menghadapi laga ini berkat pendampingan pelatih Ismael Salas yang siap membimbingnya mencapai puncak karier.

"Kami selalu memiliki chemistry yang bagus bersama, seperti selai kacang dan jeli. Pada tanggal 22 Agustus, kami akan membuktikan kepada semua orang mengapa tidak ada yang boleh bertaruh melawan kami lagi," katanya.

Terkini