Temui Pengungsi Gempa Sikka, Gibran Pastikan Bantuan Menjangkau Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:17:02 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan peninjauan langsung ke posko pengungsian korban gempa yang bertempat di Stadion Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Kamis (20/8/2026).

Dengan didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, serta Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gibran berdialog langsung bersama warga guna melihat situasi serta mengidentifikasi kebutuhan para pengungsi secara langsung.

Gibran menyampaikan ungkapan duka cita kepada segenap masyarakat yang harus kehilangan anggota keluarga akibat musibah bencana tersebut. Ia turut melayangkan permohonan maaf atas segala kekurangan yang ditemui dalam proses penanganan di lapangan.

"Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Karena itu, seluruh langkah penanganan darurat harus memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat," kata Gibran, dikutip dari pernyataan Sekretariat Wakil Presiden.

Gibran menginstruksikan pihak pemerintah pusat maupun daerah agar memastikan penyaluran bantuan dapat menjangkau seluruh warga terdampak, termasuk masyarakat yang bermukim di kawasan sulit dijangkau seperti wilayah permukiman pegunungan. Kebutuhan dasar yang wajib dipastikan ketersediaannya meliputi pasokan makanan, air bersih, fasilitas toilet, obat-obatan, hingga layanan kesehatan.

Pemerintah turut diminta memberikan atensi khusus terhadap kelompok rentan, mencakup ibu hamil dan menyusui, para lansia, penyandang disabilitas, serta anak-anak.

Berkaitan dengan kondisi tempat tinggal, Gibran mengimbau warga untuk untuk sementara waktu tidak kembali ke rumah masing-masing yang mengalami kerusakan mengingat potensi terjadinya gempa susulan masih ada.

Pada tahap pemulihan mendatang, pemerintah pusat berencana melakukan perbaikan terhadap rumah-rumah warga, fasilitas sekolah, tempat ibadah, serta berbagai sarana umum lain yang terdampak gempa.

"Bapak, Ibu, di sini dulu, ya. [Masih] ada gempa susulan. Kita pastikan nanti rumah yang rusak, sekolah-sekolah, tempat-tempat [lainnya], nanti kita perbaiki," katanya.

Di samping memantau kondisi para pengungsi, Gibran turut menyaksikan jalannya kegiatan pendampingan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak korban bencana yang diinisiasi oleh sejumlah mahasiswa dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI). Para mahasiswa tampak mengajak anak-anak bernyanyi serta bermain tebak-tebakan guna menghadirkan suasana yang lebih nyaman di tengah situasi pengungsian.

Terkini