RI dan China Sepakat Gagalkan Niat Jahat Kekuatan Asing

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:02:33 WIB
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) dan Menteri Pertahanan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Dong Jun di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Dong Jun menegaskan, Indonesia dan China akan menggagalkan niat jahat dari kekuatan asing.

“Kami akan bersama-sama untuk menggagalkan niat yang jahat dari kekuatan asing,” kata Dong Jun, dalam joint statement bersama Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan penuturan Dong Jun, kolaborasi Indonesia dan China bakal memberikan teladan bagi negara-negara Global Selatan mengenai model baru hubungan bilateral di sektor pertahanan. Kedua pihak, lanjutnya, akan melakoni peran masing-masing sebagai pengawal stabilitas kawasan.

Kemitraan tersebut juga diharapkan mampu memperkokoh langkah-langkah menjaga keamanan dalam kerangka ASEAN.

“Mengumpulkan kekuatan positif untuk menjaga stabilitas kawasan, mencegah dan mengendalikan tindakan-tindakan yang merusak tatanan internasional pasca Perang Dunia II dan mengaduk-aduk situasi di kawasan dan berupaya mendorong perdamaian, keamanan, dan kemakmuran kawasan melalui kerja sama yang konstruktif,” ujar dia.

Dong Jun meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta Presiden Tiongkok Xi Jinping, Indonesia-China mampu mengerek hubungan bilateral ke jenjang yang lebih tinggi.

“Tiongkok dan Indonesia sebagai komunitas senasib sepenanggungan, memiliki kepentingan bersama dalam menjaga keamanan dan pembangunan,” ujar dia.

Bagi Dong Jun, Indonesia dan China mengemban tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, menurutnya, momen ini sangat tepat bagi Indonesia dan China untuk saling bergandengan tangan, mengakselerasi modernisasi pertahanan nasional, serta menyokong pembangunan di tiap negara.

Terkini