JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pemerintah terus memperkokoh pembinaan sekitar 130 ribu koperasi supaya kian profesional, mandiri, serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Ferry, Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengemban tanggung jawab membina ratusan ribu koperasi tersebut yang sudah beroperasi di pelbagai wilayah Indonesia.
"Kementerian Koperasi memiliki tanggung jawab pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang lain, yang sudah existing. Ada sekitar 130 ribuan koperasi yang ada dan menjadi tanggung jawab dari Kementerian Koperasi," kata Ferri dalam Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8) malam.
Menurut Ferry, penguatan pembinaan sangat dibutuhkan supaya koperasi sanggup meningkatkan kualitas kelembagaan, tata kelola, dan daya saing sehingga semakin dipercaya oleh anggota maupun publik luas.
Ia menegaskan pemerintah tidak sekadar berfokus pada pendirian koperasi baru, melainkan juga memastikan koperasi yang telah berdiri dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
Ferry menyampaikan koperasi mesti mampu menjadi sarana untuk mengonsolidasikan potensi ekonomi warga sehingga menyajikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi di pelbagai daerah Indonesia.
Ia menganggap koperasi mempunyai peluang besar memperkuat perekonomian nasional jika mampu meningkatkan profesionalisme serta memperluas jangkauan pelayanan kepada anggota sesuai tuntutan zaman.
"Kami ingin koperasi hadir dekat dengan masyarakat dan juga menjadi alat untuk mengkonsolidasikan potensi masyarakat dan juga dengan program Bapak Presiden (Prabowo Subianto) termasuk program prioritas nasional adalah tentang Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih)," ucap Ferry.
Pemerintah turut mendorong koperasi mengambil peran aktif menopang pelbagai program strategis nasional lewat penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelolanya.
Ia berharap koperasi dapat menggenjot kolaborasi bersama badan usaha milik negara maupun sektor swasta sehingga tercipta ekosistem usaha yang lebih kokoh dan saling menopang.
Menurutnya, penguatan koperasi bakal memperbesar kontribusi sektor tersebut pada pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas faedah ekonomi bagi masyarakat di pelbagai pelosok Indonesia.
Ferry mengajak seluruh gerakan koperasi terus memperkokoh profesionalisme, kemandirian, dan inovasi agar sanggup menjadi pilar krusial pembangunan ekonomi nasional yang inklusif serta berkelanjutan.