Solidaritas Sunda Kecil: Bali Salurkan Rp1 Miliar Bencana NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:14:02 WIB
Gubernur Bali Wayan Konster. [FOTO: NET].

JAKARTA - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk menyokong warga terdampak bencana gempa di NTT.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (20/8/2026). Prosesi penyerahan disaksikan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Bupati Manggarai Barat.

Koster menerangkan kehadirannya berdampingan dengan Gubernur NTB menjadi wujud solidaritas Sunda Kecil bagi Korban Gempa Flores. Di samping bantuan dana, Pemprov Bali dan NTB berkolaborasi dengan Kodam IX/Udayana menerjunkan tim medis, pasokan logistik, sekaligus melakukan pemetaan kebutuhan warga di area terdampak.

"Kami berharap bantuan dari Pemprov Bali itu diharapkan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang terdampak langsung bencana," kata Koster dikutip dari siaran pers, Jumat (21/8/2026).

Sebelumnya, Gubernur Koster bertindak cepat mengirimkan armada tenaga medis, bantuan logistik bahan pokok, serta petugas BPBD Bali usai mendengar kabar Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 SR mengguncang kawasan Flores NTT pada 15 Agustus 2026, dengan titik pusat gempa tercatat berjarak sekitar 30 km timur laut Manggarai Barat.

Koster turut memerintahkan secara langsung Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Gde Agung Teja untuk meluncur ke lapangan dan menyokong penanganan para korban.

Pada 18 Agustus 2026, Gubernur Koster mengutus Kepala BPBD Bali Agung Teja mendampingi jajaran bertolak menuju lokasi bencana guna menyalurkan bantuan logistik kepada BPBD Kabupaten Ende demi menopang kebutuhan warga terdampak.

Agung Teja beserta rombongan langsung mengangkut bantuan Logistik senilai Rp150 Juta. Bantuan yang disalurkan melingkupi detergen 600 buah, sabun batang 3.600 buah, shampoo 12.600 saset, pasta gigi 3.655 buah, pembalut 4.800 buah, mie instan 6.000 buah, sikat gigi 1.872 buah, tikar 154 buah, air mineral 100 dus, terpal 100 buah, beras bulog 2.000 kg, serta beras sakuran 2.000 kg.

Terkini