Update Harga Pangan 21 Agustus Cabai Rawit Merah Naik 10 Komma 45 Persen

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:51:01 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Pergerakan harga komoditas pangan nasional di pasar tradisional terpantau bervariasi pada Jumat (21/8/2026). Lonjakan harga paling signifikan tercatat pada komoditas cabai, sedangkan kelompok bawang merah dan bawang putih justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data resmi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, tren harga beras cenderung stabil dengan penyesuaian tipis pada kategori beras kualitas bawah.

Beras kualitas bawah I tercatat naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, lalu beras kualitas bawah II turut terangkat 0,34 persen ke posisi Rp14.650 per kilogram.

Adapun beras kualitas medium I bertahan di angka Rp16.500 per kilogram dan beras kualitas medium II konsisten di level Rp16.300 per kilogram.

Sementara untuk beras kualitas super I bertahan pada Rp17.750 per kilogram, serta beras kualitas super II tidak mengalami pergeseran di posisi Rp17.250 per kilogram.

Memasuki kelompok bawang, harga bawang merah ukuran sedang terpangkas 1,14 persen menjadi Rp39.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang sebesar 1,11 persen menjadi Rp40.050 per kilogram.

Di sisi lain, seluruh varian cabai kompak merangkak naik. Cabai merah besar naik 0,2 persen menjadi Rp49.200 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting menguat 2,18 persen menjadi Rp51.550 per kilogram.

Selanjutnya, harga cabai rawit hijau terangkat 2,62 persen ke angka Rp56.800 per kilogram. Kenaikan tertinggi melanda cabai rawit merah yang melonjak hingga 10,45 persen menjadi Rp69.200 per kilogram.

Pada sektor komoditas protein hewani, pasokan daging ayam ras segar merangkak naik 1,33 persen menjadi Rp41.900 per kilogram.

Sebaliknya, daging sapi kualitas I landai 0,03 persen menjadi Rp151.400 per kilogram, diikuti daging sapi kualitas II yang terkoreksi 0,35 persen ke posisi Rp142.400 per kilogram.

Untuk komoditas pemanis, gula pasir kualitas premium terkikis 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram, lalu gula pasir lokal juga menyusut 0,26 persen menjadi Rp19.000 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, varian minyak goreng curah naik 0,49 persen menjadi Rp20.450 per kilogram.

Adapun minyak goreng kemasan bermerek I stabil di harga Rp24.300 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 0,21 persen menjadi Rp23.500 per kilogram.

Sementara itu, pasokan telur ayam ras segar tercatat melandai 0,51 persen ke angka Rp29.250 per kilogram.

Rangkaian dinamika harga pangan per 21 Agustus 2026 ini secara umum bergerak bervariasi dengan kenaikan tertinggi pada cabai rawit merah sebesar 10,45 persen, di saat harga bawang, daging sapi, gula, serta telur ayam ras masih mengalami tren penurunan.

Terkini