Penguatan IHSG Sepekan Diikuti Lonjakan Nilai Transaksi Saham

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:53:31 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penguatan sebesar 1,93 persen sepanjang periode perdagangan 18 hingga 21 Agustus 2026.

Laju penguatan IHSG ini beriringan dengan naiknya intensitas transaksi pasar modal, di mana beberapa saham mampu melonjak pesat sementara sebagian lainnya terkoreksi hingga lebih dari 30 persen.

"Kemudian pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan 1,93% sehingga ditutup pada level 6.525 dari posisi 6.401 pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (22/8/2026).

Rata-rata volume transaksi harian saham melesat 47,90 persen menjadi 50,30 miliar lembar saham. Frekuensi harian naik 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali, dan nilai transaksi harian tumbuh 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun.

Kapitalisasi pasar BEI juga terkerek naik 1,83 persen hingga menyentuh angka Rp11.449 triliun. Sementara investor asing membukukan net buy sebesar Rp974,58 miliar di akhir pekan.

Di jajaran saham paling menguntungkan (top gainers), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) memimpin puncak dengan lonjakan 76,70 persen ke level Rp364 per saham.

Saham lain yang turut melambung tinggi antara lain ALKA yang menguat 75,48 persen ke Rp4.580, KIJA naik 62,60 persen ke Rp200, serta JARR yang melejit 52,74 persen ke level Rp3.070 per saham.

Emiten PIPA, INET, CSMI, FPNI, PSAB, dan PADA turut melengkapi jajaran 10 besar saham dengan persentase kenaikan harga tertinggi selama sepekan.

Di sisi lain, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) menjadi saham yang terkoreksi paling tajam (top losers) usai anjlok 35,56 persen menuju posisi Rp2.320 per saham.

Pelemahan tajam juga menimpa saham BAIK yang merosot 23,08 persen ke Rp300, DWGL turun 18,29 persen ke Rp286, TMPO melemah 15,38 persen ke Rp165, serta CTBN, ARTO, CBPE, FILM, STAR, dan LINK.

Terkini