Prabowo Instruksikan Usut Hubungan Pembakar Lahan dan Korporasi

Senin, 24 Agustus 2026 | 23:00:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengusut tuntas modus pembakaran lahan penyebab karhutla yang disinyalir melibatkan individu terikat dengan perusahaan tertentu.

Dalam rapat koordinasi di Pekanbaru, Riau, yang dipantau daring dari Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto menyimak paparan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mengenai Pemasangan papan imbauan larangan bercocok tanam di area bekas terbakar demi mengantisipasi taktik korporasi yang memanfaatkan warga setempat.

"Ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?," tanya Presiden kepada Kapolda.

Kapolda Riau lantas menerangkan bahwa jajarannya hingga kini belum mengantongi bukti kuat yang secara gamblang menunjuk identitas korporasi dalam pola tersebut.

Kendati demikian, Herry mengungkap ada tiga tersangka yang diringkus pada 2025 tidak memiliki lahan sawit di TKP karhutla, namun berada di sana berdalih hendak memancing padahal tak ada tempat pemancingan di lokasi itu.

"Tolong dibawa ke Jakarta, tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri. Kami dalami. Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut," ujar Presiden merespons hal tersebut.

Pada momen pertemuan itu, Prabowo juga mencermati laporan mengenai lima entitas bisnis sawit di Riau yang telah dijatuhi sanksi oleh Kementerian Lingkungan Hidup akibat area perkebunan mereka dilalap api.

Mendengar laporan itu, Presiden lantas meminta daftar nama perusahaan tersebut untuk memastikan bahwa langkah perbaikan dan pemulihan benar-benar direalisasikan.

"Pokoknya siapa perusahaan yang tidak mau ikut menjaga, itu kami cabut," kata Presiden.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah tiba di bumi Riau sejak Senin pagi guna memantau secara mendalam upaya penanganan bencana karhutla Sumatera, khususnya di kawasan Riau, Jambi, hingga Sumatera Selatan.

Terkini