ONLINEKINI.ID — Bantuan tersebut menyasar Kabupaten Ngada, Manggarai Timur, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Nagekeo. Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah menyatakan program ini menggunakan nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU) untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
“Melalui nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), BPKH menjalankan amanat untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui Program Tanggap Bencana, sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk membantu masyarakat terdampak agar dapat bangkit dan pulih bersama,” ujar Fadlul di Jakarta, Kamis.
Rincian Bantuan dan Wilayah Distribusi
BPKH menggandeng tiga Mitra Kemaslahatan untuk distribusi di lapangan. PPPA Daarul Quran menangani Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur, DT Peduli bertugas di Sikka, Manggarai, dan Manggarai Barat, sedangkan Rumah Zakat menjangkau Nagekeo dan Manggarai Timur.
- 9.000 porsi makanan dan air melalui dapur umum
- Tiga titik distribusi air bersih dengan penyediaan toren
- 900 paket sembako, hygiene kit, dan shelter kit
- Enam titik pelayanan kesehatan
- 900 kemasan abon dan 900 kemasan rendang kaleng
Kolaborasi dengan Mitra Lokal Percepat Pemulihan
Fadlul menekankan penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas pihak agar bantuan tepat sasaran. Pemilihan mitra penyalur dilakukan berdasarkan kapasitas jaringan dan kemampuan pelaksanaan di wilayah terdampak.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak,” kata Fadlul.
Program Kemaslahatan merupakan kanal penyaluran nilai manfaat Dana Abadi Umat oleh BPKH untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.