FIFGroup Catat Pembiayaan Motor Tumbuh 8,1 Persen hingga Juli 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:08:21 WIB
Ilustrasi Karyawan FIFGroup Sedang Melayani Klien.

JAKARTA — Penyaluran pembiayaan sepeda motor baru merek Honda lewat FIFGroup menembus angka Rp18,6 triliun hingga Juli 2026. Capaian tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 8,1 persen jika disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Laju pertumbuhan pembiayaan ini sejalan dengan meningkatnya gairah pasar kendaraan roda dua di tingkat nasional.

Mengacu pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), angka penjualan motor domestik sepanjang Juli 2026 menyentuh 636.030 unit, atau melejit 23,47 persen dibandingkan perolehan pada Juni 2026.

Apabila dihitung secara tahunan, performa penjualan sepeda motor pada Juli 2026 juga tercatat tumbuh sebesar 8,34 persen dibandingkan pencapaian Juli 2025.

Corporate Planning & Communication Division Head FIFGroup Benny Setiawan menerangkan bahwa arah pergerakan penyaluran pembiayaan perseroan bergerak selaras dengan dinamika industri sepeda motor nasional.

Mengenai tipe kendaraan, fasilitas pembiayaan motor Honda lewat FIFASTRA masih didominasi oleh kelompok motor matik.

"Sepanjang 2026, komposisi pembiayaan sepeda motor Honda di FIFASTRA masih didominasi oleh segmen matic. Pada Semester I 2026, terdapat pertumbuhan porsi pembiayaan pada beberapa segmen matic, diikuti cub atau motor bebek," kata Benny kepada Bisnis dikutip Jumat (28/8/2026).

Dinamika tersebut mencerminkan preferensi serta kebutuhan masyarakat pengguna kendaraan roda dua yang makin beranekaragam.

FIFGroup terus mencermati perubahan selera pasar tersebut guna menyelaraskan opsi penyediaan dana yang sesuai kebutuhan dan daya beli pelanggan.

Benny turut memaparkan bahwa di tengah pesatnya ekspansi kredit, FIFGroup senantiasa mengarahkan skema pembiayaan agar seimbang dengan situasi pasar dan regulasi yang berlaku.

Besaran uang muka, suku bunga, hingga durasi tenor dirancang secara cermat dengan mengutamakan asas kehati-hatian.

Mutu portofolio pembiayaan terus dijaga secara konsisten oleh manajemen perseroan.

Pada paruh pertama 2026, tingkat rasio non-performing financing (NPF) net FIFGroup berada di posisi 0,28 persen, berada jauh di bawah ambang batas maksimum yang ditetapkan regulasi sebesar 5 persen.

Benny menegaskan FIFGroup bakal terus menerapkan prinsip penyaluran kredit yang bijak hingga penghujung 2026.

Perseroan juga terus mengamati tren pergerakan pasar sebelum menentukan langkah strategis berikutnya.

Sektor roda dua senantiasa menjadi pilar paling utama dalam ekspansi penyaluran dana FIFGroup.

Skema kredit motor baru Honda dialokasikan lewat produk FIFASTRA, sedangkan lini Danastra difokuskan untuk menggarap pembiayaan multiguna.

Mengenai target hingga tutup tahun 2026, manajemen FIFGroup belum mematok angka pertumbuhan pembiayaan secara spesifik.

Namun, perseroan berkomitmen terus menyesuaikan strategi operasional dengan situasi pasar sembari menjaga kualitas kredit dan layanan bagi nasabah.

Terkini