Xiaomi 18 Pro dan Pro Max Lolos Sertifikasi 3C Bawa Pengisian Daya 100W

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:31:01 WIB
Xiaomi 18 Pro Max.

JAKARTA - Peluncuran Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max memperlihatkan tanda-tanda yang semakin dekat. Dua smartphone yang diprediksi menjadi bagian dari jajaran flagship ini telah terdaftar dalam sertifikasi 3C di China dengan teknologi pengisian cepat 100W.

Kemunculan di situs sertifikasi China tersebut memperkuat dugaan bahwa pihak produsen akan segera merilis kedua perangkat ini. Seri Xiaomi 18 Pro dan Pro Max diperkirakan meluncur secara resmi pada September 2026.

Pada dokumen sertifikasi 3C, perangkat tersebut terdaftar dengan nomor model M154FF serta M311AD. Kedua kode tersebut diyakini mengarah pada model Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max yang sedang dipersiapkan.

Sertifikasi 3C memberikan petunjuk terbaru terkait kemampuan pengisian daya dari seri Xiaomi 18 Pro. Berdasarkan dokumen itu, kedua smartphone dikonfirmasi mendukung pengisian daya cepat lewat kabel hingga 100W.

Walaupun demikian, dokumen sertifikasi tersebut belum membeberkan ukuran kapasitas baterai masing-masing tipe. Jika benar, dukungan pengisian daya 100W akan menjadikan seri Xiaomi 18 Pro sebagai lini flagship yang sangat kompetitif.

Sebelumnya, lini Xiaomi 18 Pro dan Pro Max juga dilaporkan sudah mengantongi sertifikasi SRRC, yang menguraikan adanya dukungan jaringan 5G N79 serta fitur Ultra-Wideband (UWB).

Dari segi dapur pacu, seri Xiaomi 18 Pro diprediksi menjadi jajaran pertama yang mengadopsi prosesor flagship generasi mendatang dari Qualcomm.

Komponen chipset tersebut dikabarkan bernama Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer.

Transisi dari fabrikasi 3nm ke 2nm diharapkan sanggup menaikkan kerapatan transistor sekaligus memberikan efisiensi daya dan performa yang lebih optimal. Namun, penamaan prosesor dan rincian spesifikasi resminya masih belum diumumkan secara resmi.

Bocoran spesifikasi fotografi pun sudah mulai beredar. Xiaomi 18 Pro diproyeksikan mengusung modul kamera utama 200 MP yang disandingkan dengan lensa telefoto makro 200 MP.

Sementara itu, varian Pro Max dikabarkan membawa spesifikasi kamera yang lebih tinggi. Perangkat ini disebut-sebut bakal dibekali sensor utama 200 MP LOFIC, lensa telefoto makro 200 MP, serta kamera ultrawide.

Apabila terealisasi, pemakaian dual sensor 200 MP bakal menjadi nilai jual utama bagi Xiaomi 18 Pro Max pada sektor fotografi.

Xiaomi 18 Pro Max juga diproyeksikan mendapatkan peningkatan signifikan pada sektor daya. Perangkat ini dirumorkan mengemas daya baterai berkapasitas mencapai 8.000 mAh.

Dengan daya sebesar itu, Xiaomi tampak ingin mengandalkan ketahanan baterai sebagai keunggulan utama pada smartphone flagship flagship berikutnya.

Kapasitas baterai tersebut masih berupa rumor dan belum dikonfirmasi resmi oleh Xiaomi. Selain baterai berukuran besar, Xiaomi 18 Pro dan Pro Max dikabarkan tetap mempertahankan layar sekunder di bagian bodi belakang.

Akan tetapi, layar belakang pada model terbaru ini diklaim mempunyai fungsi yang jauh lebih fleksibel. Menariknya, Xiaomi dikabarkan tidak akan merilis seluruh varian dari seri ini secara bersamaan.

Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max diprediksi siap debut pada September 2026, sedangkan varian Xiaomi 18 reguler kemungkinan baru menyusul diperkenalkan pada Desember 2026.

Langkah strategi ini berpotensi mengikuti tren manufaktur smartphone global yang mulai membedakan jadwal peluncuran varian flagship premium dan versi standar.

Terkini